Kenali Perbedaan Perumahan Komersil Dan Subsidi

  • 19 Feb 2025 18:43 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud: Investasi properti di Sulawesi Utara saat ini mengalami perlambatan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang kurang memahami perbedaan antara perumahan komersil dan subsidi, sehingga kerap terjebak dalam keputusan investasi yang kurang tepat.

Yosafat Moniaga, SE, selaku Manager Marketing District M Real Estate, dalam perbincangannya dengan Pro 1 RRI Manado mengungkapkan bahwa banyak orang yang tertipu oleh iming-iming kenaikan harga rumah.

"Sering kali marketing mengatakan bahwa harga rumah akan naik, sehingga mengajak masyarakat untuk membeli dengan harapan mendapatkan keuntungan dari investasi. Padahal, tujuan utama membeli rumah adalah untuk ditempati bukan sekadar untuk investasi," ujarnya, Rabu (19/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa meskipun harga rumah memang mengalami kenaikan namun jika rumah tersebut tidak ditempati, justru akan menjadi beban karena tetap membutuhkan perawatan.

Sebagai solusi beberapa pengembang menawarkan bantuan dalam menyewakan rumah yang dibeli untuk tujuan investasi.

"Jika pembeli ingin berinvestasi kami bisa membantu menyewakan rumahnya. Hasil dari sewa tersebut bisa digunakan untuk membayar cicilan, sehingga pembeli tidak perlu mengeluarkan uang lagi setiap bulan," ucapnya.

Lebih lanjut Yosafat mengatakan bahwa di Indonesia terdapat dua jenis perumahan, yakni komersil dan subsidi. Perumahan komersil bebas untuk dibeli dan digunakan sesuai keinginan pembeli, baik untuk ditinggali maupun diinvestasikan.

Namun berbeda dengan perumahan subsidi yang memiliki aturan ketat dari pemerintah.

"Syarat utama perumahan subsidi adalah harus ditempati oleh pemiliknya. Jadi, tidak bisa dibeli hanya untuk investasi atau disewakan," tambahnya.

Dengan memahami perbedaan ini masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan saat membeli properti, sehingga tidak mengalami kerugian di kemudian hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....