5 Hari Sekolah, Meski Pulang Lebih Lambat, Kegiatan Sekolah Dibuat Menyenangkan

  • 08 Jan 2023 20:27 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi : Penerapan lima hari sekolah, berdampak pada pemadatan kegiatan jam belajar mengajar, dari enam hari menjadi lima hari. Sehingga siswa haru pulang lebih sore karena ada jam pelajaran lanjutan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi Sumarsono menjelaskan siswa-siswi dibuat belajar dengan suasana senang dan nyaman saat kegiatan ko-kurikuler dan ektra kurikuler pada jam tambahan belajar di waktu siang, Sehingga siswa-siswi dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan baik.

“Setelah intra kurikuler selesai sekitar jam 13.30 atau jam 14.00, jam selebihnya untuk kegiatan ko-kurikuler dan ektra kurikuler. Disana anak-anak dibuat senang, dibuat nyaman, sehingga tidak ada rasa mengantuk, tidak ada rasa malas, sehingga semangat semua sampai jam terakhir jam 14.45 sampai jam 15.00,” ungkap Sumarsono.

Sumarsono menambahkan dengan penerapan semacam ini, pelaksanaan kurikulum merdeka dengan penerapan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dapat terakomodir maksimal. Untuk jenjang SD, kurikulum merdeka diikuti oleh kelas 1 dan IV, sedangkan tingkat SMP diikuti kelas VII. Kelas lain masih menerapkan kurikulum K13 untuk penerapan pendidikan karakter.

Sumarsono berharap dengan penerapan ini, dapat menguatkan pendidikan karakter dan kualitas anak. Dicontohkan, saat jadwal istirahat danmakan siang, anak-anak membawa bekal sendiri, serta usai makan, dilanjutkan mencuci tempat makan bersama.


Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....