Apa itu Rip Current?

  • 31 Jan 2025 16:37 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Melansir dari laman resmi Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Jumat (31/01/2025), Rip Current adalah arus kuat dari air laut yang pergerakannya menjauhi pantai. Rip Current terjadi karena adanya pertemuan ombak sejajar dengan garis pantai sehingga menyebabkan munculnya arus balik dengan kecepatan tinggi.

Rip Current terbentuk jika gelombang laut datang dan menghempas garis pantai yang berbentuk cekungan dan terletak di jalur yang sempit. Kecepatannya bervariasi bergantung pada kondisi gelombang, pasang surut, dan bentuk pantai. Bahkan kecepatan rip current bisa mencapai 2 meter per detik.

Inilah mengapa rip current sangat berbahaya. Arus yang deras mampu menyapu siapapun ke dalam arus laut yang kencang. Terdapat beberapa indikator untuk mengidentifikasi keberadaan Rip Current yaitu munculnya celah sempit di perairan yang lebih gelap dan arusnya tampak lebih tenang di antara ombak yang pecah, aliran airnya bergerak menjauh dari pantai dengan arus cukup deras, dan dapat diamati pada perbedaan warna air yang tampak, biasanya terlihat lebih keruh karena membawa pasir dan sedimen.

Indikator lainnya adalah terbentuknya area dengan buih atau busa ombak yang konsisten terbawa ke tengah laut dan saluran air yang bergelombang serta tampak berbeda dari air sekitarnya. Karena arus ini terlihat tenang, banyak wisatawan yang merasa aman bermain dan berenang di area tersebut tanpa menyadari adanya bahaya.

Wisatawan yang terjebak dalam arus deras dan tidak memahami apa yang terjadi di dalam air, atau tidak memiliki keterampilan dalam memahami arus air, dapat mengalami kepanikan dan kelelahan apabila mencoba berenang melawan arus. Di Amerika Serikat, arus deras menyebabkan rata-rata 71 kematian akibat tenggelam per tahun pada 2022 .

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....