Banjir Landa Kabupaten Boalemo dan Pohuwato

  • 22 Jan 2025 20:42 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Boalemo dan Pohuwato pada Rabu, 22 Januari 2025, menyebabkan banjir di beberapa wilayah, menggenangi rumah-rumah warga, terutama di kawasan dataran rendah. Banjir ini terjadi akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi sejak pukul 12:00 WITA, mengakibatkan sungai meluap dan merendam permukiman di beberapa desa.

Di Kabupaten Boalemo, banjir menggenangi Kecamatan Tilamuta, Kecamatan Botumoito, dan Kecamatan Paguyaman. Salah satu daerah yang terdampak parah adalah Desa Mohungo, Desa Ayuhulalo, dan Desa Potanga. Berdasarkan pantauan masyarakat melalui video dan foto yang tersebar di media sosial, banjir mengakibatkan banyak rumah terendam hingga lebih dari satu meter.

Menurut informasi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo, banjir di Desa Mohungo memengaruhi dua dusun. Di Dusun I, 70 rumah terendam, yang dihuni oleh 85 kepala keluarga (KK) dengan total 158 jiwa. Sementara itu, di Dusun III, 133 rumah terendam air, berdampak pada 170 KK dengan total 525 jiwa. Banjir juga melanda Desa Potanga dan Desa Diloato di Kecamatan Botumoito, yang memengaruhi 21 KK dengan 63 jiwa.

Banjir juga meluas ke beberapa kecamatan di Kabupaten Pohuwato, dengan informasi yang diterima dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo, Ferdi Adam. Enam kecamatan di Kabupaten Pohuwato dilaporkan terdampak banjir, antara lain:

Kecamatan Popayato Barat, Desa Dudewulo: 66 KK dengan 308 jiwa

Kecamatan Popayato, Desa Telaga: 248 KK dengan 878 jiwa

Kecamatan Popayato Timur, Desa Marisa: 54 KK dengan 162 jiwa

Desa Tahele: 26 KK dengan 78 jiwa

Desa Londoun: 143 KK dengan 455 jiwa

Kecamatan Marisa, Desa Teratai: 5 KK dengan 14 jiwa

Kecamatan Paguat, Desa Buhu Jaya: 73 KK dengan 219 jiwa

Desa Soginti: 5 KK dengan 17 jiwa

Kecamatan Patilanggio, Desa Balayo: 7 KK dengan 29 jiwa

Meski dampak banjir cukup luas, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa. Pemerintah daerah dan BPBD setempat terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak. Tim relawan dan pihak berwenang telah mengajak warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara data kerusakan dan jumlah korban masih terus diperbarui.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan bantuan logistik dan dukungan kepada warga yang terdampak banjir, sembari memantau perkembangan situasi cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan deras.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....