Progres Ketahanan Pangan Satu Hektar Per Distrik di Jayawijaya Melebihi Target
- 18 Jan 2025 15:11 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Program satu distrik satu hektar yang didorong Pemda Jayawijaya pada awal tahun 2024 lalu, realisasinya telah melebihi target. Sesuai jumlah distrik di Jayawijaya yakni 40 Distrik, mestinya 40 hektare namun telah melebihi target hingga mencapai 112 hektar.
Hal tersebut diakui oleh kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Hendrik Tetelepta, saat melakukan panen hipere (ubi jalar) di Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi pada jumat (17/01/2025).
“Tahun 2024 kita punya program satu hektar satu distrik itu dengan target 34 hektar tapi kita punya realisasi sampai desember 2024 itu 112 hektare” katanya sembari mengatakan panen ubi di distrik Hubikosi merupakan bagian dari program satu hektar satu distrik tersebut.
Selanjutnya kata dia, pemerintah akan terus mendorong komoditas unggulan lokal yakni ubi jalar, keladi dan sayur. Akan tetapi pihaknya juga akan tetap mendorong komoditi unggul nasional yakni padi dan kedelai.
“Nah di tahun 2024 khusus untuk pengembangan ubi jalar ini ada di 34 distrik . Di lima distrik lainnya itu kita punya padi sawa, di dua lokasi kita tanam tomat dan rica. Secara program dan kegiatan itu kita targetkan satu hektar satu distrik tapi capainnya sudah melebihi target” ungkapnya.
Lebih jauh kepala Dinas Pertanian Jayawijaya, Hendri Tetelepta menyebutkan, program ketahanan pangan satu distrik satu hektar tidak akan berlanjut karena terjadinya perubahan Indikator Kinerja Utama (IKU) bahan pangan.
“Tahun 2025 ini satu distrik satu hektar tidak ada program itu tapi lokasi-lokasi yang sudah kita kembangkan tahun lalu itu kalo bisa tidak stop, karena IKU kita tahun 2024 dengan IKU di 2025 itu sudah bedah” Katanya.
“Kalo di 2024 IKU itu pengembangan bahan pangan utama, tapi 2025 IKU kita itu berubah tentang peningkatan produktivitas pertanian jadi cakupannya lebih umum di IKU kita 2025 ini” Jelasnya lagi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....