Sejuta Pohon Untuk Menyelamatkan Lingkungan Berkelanjutan
- 10 Jan 2025 11:05 WIB
- Banda Aceh
KBRN – Banda Aceh : Dalam upaya menanam sejuta pohon untuk menyelamatkan lingkungan dan mendorong masa depan yang berkelanjutan, Afifuddin Acal, Kepala Divisi Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh, saat wawancara bersama RRI Banda Aceh , pada Kamis (9/1/2025), menyerukan pentingnya aksi nyata dari semua pihak.
Program ini juga bertujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan menjadi langkah konkret untuk melestarikan lingkungan dan mendukung keberlanjutan ekosistem di Aceh. “Menanam pohon bukan hanya tentang menanam harapan, tetapi juga tentang menyelamatkan masa depan. Dengan program ini, kita tidak hanya berbicara tentang menghijaukan kembali Aceh, tetapi juga memberdayakan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil alam yang dikelola secara bijak,” ujar Afifuddin, Kamis (9/10/2025).
Menurutnya, Aceh sebagai salah satu wilayah dengan tutupan hutan terbesar di Indonesia menghadapi tantangan besar, termasuk deforestasi yang disebabkan oleh penebangan liar dan aktivitas tambang yang tidak terkendali.
“Kita tidak bisa menutup mata terhadap ancaman ini. Forest degradation tidak hanya merusak habitat satwa, tetapi juga mengganggu siklus air dan meningkatkan risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor,” tambahnya.
Afifuddin juga menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. “Perubahan nyata hanya dapat terjadi jika semua pihak bersinergi. Pemerintah harus memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan lingkungan, sementara masyarakat perlu diedukasi tentang pentingnya menjaga hutan sebagai sumber kehidupan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa gerakan sejuta pohon ini tidak hanya menjadi solusi ekologis, akan tetapi juga solusi ekonomi. “Kami mendorong masyarakat untuk menanam pohon-pohon produktif sehingga akan memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ini memastikan bahwa konservasi dan kesejahteraan berjalan seiring.”sebut Afifuddin.
Afifuddin juga mengingatkan bahwa program seperti ini membutuhkan komitmen jangka panjang. “Menanam sejuta pohon adalah langkah awal. Tantangan sebenarnya adalah merawat pohon-pohon ini hingga tumbuh dewasa dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” tutupnya.
Melalui gerakan “Sejuta Pohon, Sejuta Harapan”, WALHI Aceh berharap dapat membangun kesadaran kolektif dan membuktikan bahwa tindakan kecil seperti menanam pohon dapat membawa dampak besar bagi keberlanjutan bumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....