Malam Tahun Baru, PSC Kota Madiun Ditutup Sementara untuk Akses Kendaraan

  • 26 Des 2022 13:34 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun pada malam tahun baru 2023 ditutup sementara untuk akses kendaraan. Ini dilakukan agar lokasi wisata di jantung kota itu steril, sehingga dapat digunakan untuk pejalan kaki.

Walikota Madiun, Maidi mengatakan, jika saat pandemi covid-19 lalu PSC ditutup total, namun kali ini aturan dari pemerintah pun mulai longgar. Artinya pemkot tidak membatasi pergerakan masyarakat yang berkunjung ke Kota Madiun, melainkan arus lalu lintas yang justru dibatasi.

“Kalau dulu orang gerak kita batasi, nanti pas tahun baru yang nggak boleh sepeda motor sama mobil ke tempat wisata kota. Khususnya di PSC nanti tahun baru kita tutup untuk kendaraan karena disini akan ada hiburan untuk orang jalan kaki. Tapi jangan lupa ya tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya, Senin (26/12/2022).

Meski begitu ia meminta masyarakat tidak khawatir, sebab pemkot telah menyediakan sejumlah kantong parkir yang dapat digunakan masyarakat. Salah satunya di parking area Jalan Jawa dan nantinya dibuatkan lokasi parkir di sejumlah titik.

“Jadi yang kita inginkan itu banyak orang ke PSC, bukan banyak kendaraan. Dengan begitu kota ini akan nyaman, karena kalau kendaraan boleh lewat PSC dan itu sering di stop orang yang lalu lalang, kemudian kendaraan itu berhentinya lama, pasti bikin emosi kan. Itu nggak baik, lebih baik ditutup saja sekalian, dan parkir kita siapkan,” tambahnya.

Maidi menyatakan, pada malam pergantian tahun nanti, khususnya di PSC akan ada sejumlah hiburan yang disuguhkan ke masyarakat. Salah satunya pentas musik. Pun juga direncanakan akan ada peresmian patung Pecel. Dengan pesatnya pembangunan wisata buatan di Kota Madiun, kata Maidi, diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dari daerah tetangga. Ia memprediksi jumlah pengunjung saat liburan Natal hingga Tahun Baru ini mencapai 1 juta orang.

Tidak hanya menikmati pembangunan tempat kuliner di gerbong kereta Jalan Bogowonto atau Bogowonto Culinary Center (BCC), melainkan pengunjung juga akan berwisata ke PSC yang menjadi andalan Kota Madiun. Kemudian di replika patung merlion, replika kereta Shinkansen, Menara Eifel maupun replika ka’bah. Pun mereka dipastikan juga menikmati sajian kuliner dan berbelanja di Kota Pendekar.

“Kalau orang belanja di kota ini minimal Rp50 ribu satu orang, maka pendapatan kita sudah Rp50 milyar,” ucapnya.

Karena itu ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memberikan pelayanan yang bagus kepada masyarakat. Dengan begitu diharapkan, masyarakat yang berkunjung ke Kota Madiun merasa puas, aman dan nyaman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....