Potensi Besar Lahan Bekas Tambang untuk Pembangunan Berkelanjutan
- 16 Des 2024 14:07 WIB
- Tanjungpinang
KBRN,Tanjungpinang : Lahan bekas tambang yang selama ini dianggap tidak produktif yang berada di kawasan Kabupaten Bintan ternyata menyimpan potensi besar untuk dimanfaatkan kembali. Berbagai upaya reklamasi dan rehabilitasi telah dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan pasca tambang agar dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Indonesia memiliki ribuan hektar lahan bekas tambang yang tersebar di berbagai wilayah. Jika dikelola dengan baik, lahan-lahan ini dapat dialihfungsikan untuk berbagai keperluan.
"Lahan bekas tambang bisa dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan, peternakan, ekowisata, atau bahkan pembangunan kawasan pemukiman dan industri," ujar Yanto, selaku Masyarakat Desa Berakit, Senin (16/12/2024).
Beberapa contoh keberhasilan pemanfaatan lahan bekas tambang antara lain:
1. Taman Kehati di bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kini menjadi pusat konservasi dan edukasi.
2. Perkebunan sawit di lahan eks tambang timah di Bangka Belitung yang berhasil meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
3. Danau buatan dari bekas galian tambang yang dialihfungsikan menjadi objek wisata di berbagai daerah.
Namun, pemanfaatan lahan bekas tambang juga menghadapi tantangan, terutama terkait kualitas tanah dan air yang terdegradasi akibat aktivitas penambangan. Diperlukan kajian mendalam dan teknologi tepat guna untuk memulihkan kondisi lahan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Kunci keberhasilan adalah kolaborasi antara pemerintah, perusahaan tambang, akademisi, dan masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan program reklamasi yang berkelanjutan".
Dengan pengelolaan yang tepat, lahan bekas tambang bukan lagi menjadi beban lingkungan, melainkan aset berharga untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....