Unib dan Oxford University Jalin Kerjasama Pendidikan
- 11 Des 2024 12:36 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Paska mendapatkan 69 Sertifikat Akreditasi Internasional dari ACQUIN, Universitas Bengkulu (Unib) kini terus meningkatkan jejaring kerjasama dan aktivitas internasional. Hal itu sebagai untuk menjadikan Unib menjadi universitas unggul dan berdaya saing global.
Program terbaru adalah program penelitian tamu atau Visiting Researcher di Oxford University. Program tersebut berlangsung selama dua Minggu pada bulan Oktober.
Dosen Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Unib, Dr. Yansen, menjadi peneliti tamu dalam program itu. Sebagai bagian UPT Kerjasama dan Layanan Internasional (KSLI) Universitas Bengkulu yang dikomandoi oleh Ade Sri Wahyuni, Ph.D.
Dr. Yansen menjelaskan, kerjasama antara Unib dengan the University of Oxford Botanic Garden and Arboretum Inggris secara formil tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) pada Mei 2023. Nota MoU ini ditandatangani oleh Rektor Unib Dr Retno Agustina Eka Putri dan Prof Simon Hiscock selaku Director Botanic Garden and Arboretum, the University of Oxford.
Kerjasama ini utamanya meliputi kerjasama riset dalam bidang biodiversitas, konservasi tumbuhan dan kehutanan. Di samping itu, kerjasama ini ditujukan untuk memfasilitasi pertukaran dosen, program magang, publikasi bersama dan aktivitas akademik lainnya.
Kolaborasi internasional ini dimulai ketika Dr. Chris Thorogood selaku Deputy Director and Head of Science the University of Oxford Botanic Garden and Arboretum menginisasi observasi lapangan puspa langka Rafflesia di Bengkulu pada akhir 2022. Ketika itu, Dr. Chris Thorogood juga menjadi dosen tamu di Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unib.
“Pada awal 2024, joint-project untuk observasi lapangan Rafflesia di Bengkulu dilaksanakan kembali yang disertai dengan kegiatan dosen tamu internasional. Kita juga setuju meningkatkan aktivitas bersama dalam paying MoU yang telah ditandatangani dan berdasarkan hal tersebut, saya dipercaya untuk melaksanakan visiting researcher atas undangan dari University of Oxford,” ucap Dr. Yansen.
Dalam visiting program ini, Dr Yansen berkesempatan untuk memberikan kuliah tamu di Department of Biology University of Oxford, terlibat dalam kegiatan pengajaran (practical class) dan melakukan strategic meeting untuk kolaborasi riset jangka panjang dengan mitra di University of Oxford. Juga melakukan berbagai aktivitas di Botanic Garden and Arboretum, mulai dari pengelolaan kebun raya, pemeliharaan koleksi, sampai ke pertemuan dengan pihak donatur yang memberikan dukungan untuk aktivitas Botanic Garden.
Selama kegiatan di universitas yang menempati ranking 3 di dunia berdasarkan QS Ranking tersebut, tambah Dr. Yansen, ada dua dokumen yang dihasilkan, antara Universitas Bengkulu yang dalam hal ini Fakultas Pertanian dan the University of Oxford dalam hal ini Botanic Garden and Arboretum. Yakni dokumen Collaborative research project on the study of host-parasite relations of Rafflesia dan IA terkait Mobility and capacity building for upskilling a staff from the University of Bengkulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....