PLN Dukung Pengembangan Pertanian Melon Guna Dorong Ekonomi Pesantren
- 20 Des 2022 13:37 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Selaras dengan misinya untuk mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi, PT PLN (Persero) terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lewat berbagai layanan dan program.
Melalui program PLN Peduli, pada tahun 2022 ini PLN memberikan bantuan pemberdayaan ekonomi pesantren ke sejumlah daerah, salah satunya di wilayah Madiun. Hal itu sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bantuan berupa pengembangan pertanian melon ini diserahkan PT PLN UP3 Madiun kepada Ponpes Al Mardliyyah, untuk selanjutnya dimanfaatkan secara positif oleh para santri guna dikelola dan dikembangakan. Harapannya mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian pesantren dan masyarakat sekitar.
“Semangat electrifying agriculture kita kedepankan dalam pemberian bantuan ini,” ujar Manager Bagian Keuangan dan Umum PLN UP3 Madiun, Budi Karyono, Selasa (20/12/2022).
Bantuan yang PLN berikan kata Budi, tidak hanya dalam bentuk dukungan untuk pembelanjaan benih dan pupuk. Namun juga mencakup pembuatan, pengembangan serta pendampingan metode pertanian melon menggunakan sistem tetes (drip) dalam prasarana greenhouse. Pemanfaatan teknologi juga turut diterapkan melalui penggunaan sensor yang terkoneksi dengan jaringan internet, guna mengatur suplai nutrisi dan air ke titik-titik tetes di tanaman melon.
“Instalasi sistem ini juga kita dukung dengan kontinuitasi pasokan listrik yang handal, untuk memastikan keseluruhan proses mulai dari tanam hingga panen bisa terlaksana dengan optimal,” ucapnya.
Hasil nyata dari penerapan electrifying agriculture dalam program PLN Peduli mulai terlihat belum lama ini. Meski curah hujan terbilang masih cukup tinggi, namun hasilnya cukup memuaskan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN melalui program PLN Peduli. Dengan bantuan ini hasil panen bisa memuaskan, dan juga mampu memberikan tambahan wawasan bagi para santri mengenai pengembangan pertanian melon”, ungkap Imam Mustakim, salah seorang santri yang ikut mengelola pertanian melon Ponpes Al Mardliyyah Madiun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....