Banjir di Rohul Disebabkan Meluapnya Dua Sungai Besar

  • 23 Nov 2024 21:29 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Dua sungai besar yang ada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yakni Sungai Batang Lubuh dan Sungai Rokan, Sabtu (23/11/2024) meluap dan menyebabkan banjir di beberapa wilayah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rokan Hulu Boy Artha mengatakan banjir akibat meluapnya air sungai di beberapa wilayah di Rohul, baru terjadi hari ini.

"Saat ini di Rohul disebabkan meluapnya dua Sungai besar yakni Sungai Batang Lubuh yang menyebabkan dua Desa dan Satu Kelurahan terendam banjir dengan ketinggian 30 - 80 Centimeter (Cm). Yang menyebabkan akses kendaraan baik roda dua maupun roda empat dialihkan ke jalan alternatif," jelas Boy, Sabtu (23/11/2024) kepada RRI.

"Sedangkan Sungai Rokan, yang dari hulunya dari Pasaman, menyebabkan banjir di Kelurahan Rokan yang berdampak terhadap 164 Kepala Keluarga (KK)," sambung Boy.

Boy menuturkan sampai malam ini personil BPBD masih berada di lapangan untuk berjaga dan melakukan pemantauan terhadap tinggi air di dua Sungai besar tersebut.

"Sampai malam ini personil BPBD Rohul masih berjaga di lapangan dan untuk ketinggian air terpantau bertahan seperti sebelumnya. Kita berharap pada dini hari nanti atau besok subuh sudah kembali normal, jika tidak ada lagi kiriman dari hulu dua Sungai ini," jelas Boy.

Boy menambahkan luapan air di dua Sungai besar ini, didominasi kiriman dari Provinsi tetangga yang merupakan hulu sungainya.

"Kalau kita lihat luapan ini didominasi kiriman, walau hujan ada mengguyur di Rohul, tapi tidak berdampak. Seperti Sungai Batang Lubuh yang hulunya ada di Kecamatan Pinarik, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara sekarang dalam kondisi banjir juga. Sementara untuk Sungai Rokan, di hulunya juga banjir yakni di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat," ujar Boy.

Boy menambahkan warga yang terdampak banjir Sungai Batang Lubuh sebanyak 310 KK dan di Sungai Rokan, masyarakat yang terkena banjir di Kelurahan Rokan 164 KK dan di Desa Rokan Koto Ruang sekitar 45 KK.

"Masyarakat yang berada di sekitar dua Sungai besar tersebut untuk selalu waspada jika melihat ada tanda-tanda banjir dan segera berkoordinasi dengan BPBD agar segera dilakukan penanganan seperti jika dibutuhkan evakuasi. Tapi sebenarnya warga sekitar sudah biasa menghadapi banjir seperti ini, dan biasanya mereka lebih dulu mendapatkan informasi terkait banjir, dari warga di hulu sungai, sehingga mereka lebih dulu waspada dan melakukan penanganan," imbau Boy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....