Gandang Garantung, Musik Tradisional Upacara Tiwah Suku Dayak
- 18 Okt 2024 11:37 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Gandang Garantung, alat musik tradisional khas Suku Dayak di Kalimantan, kembali menggema dalam upacara Tiwah, sebuah ritual adat yang penuh makna dan sarat budaya. Gandang Garantung adalah alat musik tabuh yang terbuat dari kayu ulin atau kayu besi, dan suaranya yang khas memiliki peran penting dalam mengiringi prosesi sakral tersebut.
Upacara Tiwah merupakan salah satu ritual terbesar tingkat akhir rukun kematian Suku Dayak Ngaju umat Hindu Kaharingan. Upacara ini dilakukan untuk mengantarkan roh leluhur menuju Lewu Liau atau alam akhirat.
Dalam prosesi tersebut, musik Gandang Garantung tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bagian integral yang menciptakan suasana sakral dan khidmat. Dentuman ritmis dari Gandang Garantung dipercaya mampu membuka jalan bagi roh untuk mencapai tempat peristirahatan terakhirnya.
Salah satu tokoh dan rohaniwan Hindu Kaharingan, Parada, menjelaskan pentingnya peran Gandang Garantung dalam Upacara Tiwah. Selain dalam upacara Tiwah, Gandang Garantung juga kerap dimainkan dalam acara-acara adat lain, seperti pesta panen, pernikahan, dan perayaan budaya lainnya. Kamis, (17/10/2024).
Lebih lanjut dikatakan, meski zaman terus berubah, musik tradisional ini tetap dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya Suku Dayak. Berbagai upaya dilakukan oleh komunitas adat dan agama untuk memastikan alat musik ini tetap eksis, salah satunya melalui festival budaya dan pertunjukan seni yang secara rutin diselenggarakan.
"Gandang Garantung bukan sekadar alat musik, tapi jembatan yang menghubungkan dunia kita dengan alam roh. Setiap dentuman adalah doa, setiap irama adalah harapan, agar roh yang diantar bisa tenang dan diterima dengan baik di alam sana," ujarnya.
Gandang Garantung bukan hanya alat musik, tetapi warisan budaya yang mencerminkan kekayaan dan keragaman tradisi Suku Dayak. Suara dentumannya yang khas dan kuat menjadi pengingat bahwa di tengah modernisasi, ada budaya yang harus dijaga dan dihormati.
Melalui alunan musik ini, semangat leluhur tetap hadir, mengiringi setiap langkah dan napas kehidupan masyarakat Dayak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....