Batik Besurek Dikenal Hingga Kanca Luar Negeri
- 02 Okt 2024 19:28 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Batik besurek, hasil karya pengrajin lokal telah berhasil menembus pasar luar negeri, termasuk Malaysia dan Singapura. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi para pengrajin dan masyarakat Bengkulu.
Dikenal dengan keunikannya, batik besurek menggabungkan kaligrafi Arab dan motif bunga raflesia, mencerminkan kekayaan budaya lokal serta kreativitas pengrajinnya.
Salah satu pengrajin, Berta Wulandari, mengatakan bahwa batik besurek saat ini bukan hanya diminati oleh masyarakat Bengkulu akan tetapi juga dimintai oleh luar provinsi bengkulu seperti Jakarta, Lombok, Aceh dan kota lainnya yang ada di Indonesia hingga ke manca negara.
“Permintaan batik besurek sekarang tidak hanya berasal dari kalangan usia 30-40 tahun, tetapi juga semakin diminati oleh generasi muda,” ungkapnya
Berta juga menjelaskan bahwa berdasarkan sejarah, terdapat tujuh motif khas batik besurek, yaitu burung kuau, relung paku, kaligrafi, rembulan, pohon hayat, bunga cengkeh, dan bunga melati.
“Dari 7 motif tersbut kita kembangkan lagi menjadi bentuk bunga rafflesia dan kaligrafi hingga peminat semakin suka dengan batik besurek buatan bengkulu,” ujar berta.
Selain batik tradisional, dirinya juga memproduksi berbagai item fashion modern seperti jaket dan aksesori. Strategi ini terbukti efektif dalam memperluas pasar, baik domestik maupun internasional.
Harga batik besurek bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada motif dan tingkat kesulitan pembuatannya. Meski harga relatif tinggi, kualitas dan keunikan yang ditawarkan tetap menarik minat konsumen dari berbagai kalangan.
Di momen Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, Berta berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih kepada para pengrajin. Dengan dukungan tersebut, masyarakat semakin bangga mengenakan batik sebagai identitas budaya Indonesia yang diakui dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....