Masih Terisolir Warga SBB Minta Perhatian Pemerintah Pusat

  • 23 Mei 2024 16:20 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Akses jalan menuju empat desa di pegunungan Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) masih sangat sulit. Pada tahun 2023 telah dilakukan proyek pembangunan jalan menuju Desa Sumith, namun desa-desa lainnya seperti Ahiolo, Watui, Abio, dan Hukum Kecil masih harus ditempuh dengan berjalan kaki puluhan kilometer untuk mencapai kecamatan terdekat.

"Sejak jalan dibangun hingga Sumith, memang ada sedikit kemajuan. Namun, untuk empat desa lainnya, kondisi masih sangat memprihatinkan. Masyarakat harus berjalan kaki puluhan l kilometer untuk bisa turun ke kecamatan," ujar Yance Valensya Rumahmury, ketua bidang I AMGPM cabang tigris kepada RRI Ambon, Kamis (23/5/2024).

Rumahmury menuturkan, Kondisi semakin diperparah saat musim hujan dan banjir. Sungai yang biasanya menjadi jalur akses rakit bagi masyarakat dari ke empat desa tersebut sering kali meluap, membuat rakit tidak bisa digunakan.

"Dengan kondisi hujan dan banjir seperti ini, sudah dipastikan masyarakat dari empat desa tersebut akan kesulitan turun ke kecamatan karena meluapnya sungai," tambah Valen.

Terkait hal tersebut masyarakat sangat berharap perhatian pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat, dapat memperhatikan dan membangun akses jalan menuju desa yang masih terisolir

"Harapannya, semoga ke depan pemerintah pusat dapat melihat dan membangun akses jalan menuju desa-desa kami, agar mereka juga turut merasakan dampak pembangunan yang terjadi. Sehingga tidak terjadi kesenjangan, baik itu kesenjangan ekonomi, kesehatan, maupun pembangunan," ungkap Valen.

Selain itu, ke empat desa tersebut sampai saat ini belum memiliki tenaga medis dan masih terbatasnya tenaga pendidik.

"Kami benar-benar membutuhkan perhatian dari pemerintah. Tanpa tenaga medis dan tenaga pendidik yang memadai, masyarakat di sini sangat kesulitan," tegas Valen

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....