Optimalkan 70 Persen Wilayah Hutan, Pemkab Berau Raih Dana Karbon
- 04 Agt 2026 23:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Berau terus mengoptimalkan potensi sumber daya alam berupa hutan dan kawasan pesisir pantai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Wilayah yang didominasi oleh kawasan perhutanan tersebut kini berhasil dikelola menjadi sumber pendapatan daerah melalui skema ekologis.
Sebanyak 70 persen total luas wilayah Kabupaten Berau yang terjaga kelestariannya berhasil mendatangkan insentif perdagangan karbon internasional. Kebijakan pelestarian lingkungan tersebut mendapatkan dukungan penuh serta pendampingan langsung dari lembaga Bank Dunia.
"Kami menjaga hutan karena jualan karbon, di mana kami mendapatkan dukungan Bank Dunia untuk 77 kampung dan dua kelurahan," kata Bupati Berau Sri Juniarsih, seperti dilansir dari Youtube RRI Pro3, Selasa, 4 Agustus 2026. "Setiap desa dan kelurahan memperoleh alokasi dana karbon sebesar Rp349 juta untuk pengembangan wilayahnya."
Selain mengandalkan sektor lingkungan hidup, Pemkab Berau juga memfokuskan akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan keindahan destinasi pariwisata bahari. Potensi keindahan laut tersebut tersebar luas di 13 kecamatan dan 100 kampung yang ada di seluruh penjuru kabupaten.
Destinasi unggulan seperti Pulau Derawan, Pulau Maratua, dan Biduk-Biduk menjadi magnet utama yang menyerap banyak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Lonjakan kunjungan wisatawan asing terus mengalami kenaikan signifikan seiring tingginya daya tarik alam bawah laut setempat.
Pemerintah daerah giat meningkatkan kesiapan akomodasi serta fasilitas pendukung dengan menerapkan standar operasional prosedur yang ketat pada penginapan warga. Pembinaan berkala terus diberikan kepada pengelola homestay guna menjamin kenyamanan serta kebersihan tempat menginap para pelancong.
"Rata-rata 100 kampung di 13 kecamatan memiliki potensi wisata berbeda yang indah, dengan kunjungan tertinggi berada di Pulau Derawan dan Maratua," ucap Sri Juniarsih. "Kami harus lebih serius merawat potensi pariwisata ini agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat."
Akses penerbangan menuju Kabupaten Berau kini semakin mudah dengan ketersediaan rute penerbangan langsung via Bandara Kalimarau dan Bandara Maratua. Kemudahan fasilitas transportasi ini makin membuka keterisolasian wilayah serta mempercepat arus wisatawan dari berbagai penjuru negara.
Sektor pariwisata yang kian berkembang pesat turut menggerakkan roda perekonomian desa melalui penciptaan lapangan kerja baru bagi warga lokal. Sinergi antara pemeliharaan hutan dan pengembangan pariwisata menjadi bukti sukses pembangunan berbasis konservasi di Kalimantan Timur.
Strategi pengelolaan wilayah yang berkelanjutan ini diharapkan mampu menopang ketahanan ekonomi Berau pasca-era ketergantungan pada sektor pertambangan. Pemkab Berau optimis potensi bahari dan pelestarian alam akan terus menjadi pilar utama pembangunan masa depan.
Tonton Selengkapnya:
Simak Podcast Bupati Berau Sri Juniarsih Mas selengkapnya di kanal YouTube RRI PRO3 melalui tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=k14DbE4xJq8
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....