Jangan Mudik Dulu, Status Epidemiologi Masih Fluktuatif

Foto Ilustrasi /lampungnews.com

KBRN, Cirebon: Mengingat bulan Ramadhan yang semakin dekat, wacana Pemerintah membolehkan masyarakat mudik dengan prokes ketat memicu pro-kontra. Mudik kembali ramai di perbincangkan, banyak yang bahagia membayangkan bisa berkumpul bersama keluarga, namun ada pula yang takut kondisi Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. Akankan tradisi mudik dilakukan tahun ini?

Menanggapi hal tersebut ahli Epidemiologi Dr. Cucu Herawati, SKM, M.Kes dalam dialog Lintas Cirebon Pagi Jumat (19/03/21) kepada RRI mengatakan, “Status epidemiologi di Kabupaten Cirebon sangat fluktuatif, belum bisa memperkirakan kapan turun, karena masih naik turun.”

Selain data epidemiologi di Kab. Cirebon, data epidemiologi secara nasional dari 7 hari terakhir masih fluktuatif. Mengingat data distribusi frekuensi epidemiologi yang sangat fluktuatif ini, maka belum dapat diperkirakan kapan angka Covid akan turun. Data ini dapat dilihat dari angka konfirmasi kasus positif perhari, kasus sembuh perhari, dan kasus kematian perhari, yang masih fluktuatif.

Belajar dari beberapa kejadian saat libur tahun baru, cuti panjang yang juga menaikan angka covid-19, Sebaiknnya masyarakat dapat bijak untuk menahan diri untuk tidak mudik. Hal ini diperlukan, untuk kedepannya agar tidak terjadi lagi penyebaran Covid-19.

“Masyarakat yang ada di wilayah Cirebon dan sekitarnnya, saya harap kita bisa bersabar dulu, menahan diri dari keinginan kebutuhan psikologis kita, kebutuhan sosialisasi kita untuk dapat mudik bertemu keluarga. Dan Sebaiknnya pemerintah masih melarang mudik untuk masyarakat,” tegas Dr. Cucu Herawati, SKM, M mengakhiri dialog. (Aura)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00