Waspada Penipuan Pendaftaran Penerima Bansos PKH Melalui Telegram

  • 02 Sep 2024 07:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar unggahan di media sosial Facebook tentang informasi penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) melalui platform Telegram. Bantuan ini, disinyalir mampu memberikan efek positif bagi masyarakat Indonesia.

Dilansir dari laman Turn Back Hoax, Sabtu (31/8/2024) setiap calon penerima bansos harus memiliki Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). DTKS adalah adalah data induk yang berisi data pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan, dan pemberdayaan sosial.

DTKS berfungsi sebagai acuan lembaga-lembaga untuk memberikan bantuan sosial, seperti PKH, sembako, PBI JK, dan sebagainya. Pendaftaran DTKS dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor desa/kelurahan, atau secara online melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Tidak ditemukan informasi resmi dari Kemensos bahwa mereka membuka pendaftaran penerima bansos PKH melalui Telegram. Hal ini juga turut menghindari terjadinya penipuan yang mengatasnamakan Kemensos.

Melalui penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan klaim mengenai pendaftaran penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) adalah tidak benar. Pihaknya mengimbau agar masyarakar tidak tertipu pada informasi yang belum jelas sumbernya.

https://turnbackhoax.id/2024/08/31/penipuan-pendaftaran-penerima-bansos-pkh-melalui-telegram/

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....