KBRN, Takengon: Kencur merupakan tanaman jenis empon-empon yang memiliki daging buah paling lunak dan tidak berserat. Tanaman berjenis terna kecil ini tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Kencur tumbuh baik pada musim penghujan yang dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah, dan terbuka.
Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik serta mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan. Kencur digunakan sebagai salah satu bumbu khas dalam berbagai masakan tradisional Indonesia.
Selain itu, kencur juga dimanfaatkan dalam pembuatan jamu yang terkenal dengan jamu beras kencur. Manfaatnya selain sebagai obat, kencur juga digunakan sebagai minuman penyegar. Kencur banyak dipakai orang sebagai tonikum dengan khasiat menambah nafsu makan sehingga sering diberikan kepada anak-anak. Perbanyakan tanaman kencur menggunakan rimpang, berikut beberapa khasiat kencur, untuk mengobati demam, radang lambung, radang anak telinga, influenza pada bayi, masuk angin, sakit kepala, batuk, menghilangkan darah kotor, diare, gangguan perut, mual, bengkak.
Menurunkan demam
Kencur secara turun-temurun juga dikonsumsi untuk menurunkan demam. Demam merupakan salah satu gejala penyakit infeksi. Menurut berbagai penelitian, ekstrak kencur memiliki kandungan antimikroba yang dapat melawan berbagai infeksi kuman.
Meredakan Sakit Perut
Konsumsi kencur juga dapat meredakan sakit perut. Manfaat kencur ini diduga berkat efek dari senyawa antiradang dan antinyeri di dalamnya yang dapat meringankan rasa nyeri.
Membantu Meringankan Diare
Manfaat kencur untuk meringankan diare diperoleh dari kandungan antibakteri yang dapat melawan bakteri jahat di usus. Selain itu, kencur juga mengandung prebiotik yang dapat menyeimbangkan bakteri baik dan bakteri jahat di dalam usus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....