Sosok Pencipta Syair Sholawat Badar KH. Ali Manshur Shiddiq
- 15 Agt 2024 09:57 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : KH. Ali Manshur Shiddiq adalah sosok Ulama Kharismatik asal Jawa Timur, sosok di balik terciptanya sholawat Badar pada tahun 1962, pasca dekrit 1959 dan jelang meletusnya Gestapu di tahun 1965 ini , dimana pada tahun tersebut situasi politik di Indonesia sedang tidak menentu.
Kiai Ali Manshur juga merupakan seorang politisi yang ulung, kala itu Sholawat Badar merupakan alat perjuangan untuk mencegah menguatnya paham komunisme di tengah berkembang luasnya lagu “ Genjer-Genjer ” yang berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Pemerintah Indonesia menganugerahkan tanda kehormatan kepada pencipta Sholawat Badar, KH Ali Manshur Shiddiq. Tanda kehormatan tersebut diberikan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI di Istana Presiden tahun 2024. Penyerahan Tanda Kehormatan di berikan pada Kiai Syakir, Putra Sulung Kiai Ali Manshur sebagai Ahli Waris yang akan menerima tanda kehormatan dari Presiden. Sholawat Badar juga sebelumnya telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia ( WBTBI ) dari Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022. Penetapan dilakukan bertepatan dengan Hari Santri pada tahun 2022.
Selain sering dilantunkan dalam berbagai ritual keagamaan di tengah kehidupan masyarakat Muslim, khususnya NU dipakai untuk menyemangati umat Islam terkhusus kaum Nahdliyin yang waktu itu telah dirongrong oleh kelompok-kelompok yang ingin mengkudeta negara kita ini, Sholawat Badar juga memiliki fungsi kultural yaitu sebagai salah satu basis pandangan dunia dalam mempersepsi dan memaknai konsep ketuhanan serta laku kehidupan.
Kiai Ali Manshur dikenal dengan pribadinya yang kreatif, ulet dan menyukai lantunan syair dan Pada masanya, pada 1971 menghembuskan nafas terakhirnya , Ia dimakamkan di Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. (*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....