Benarkah Permen Karet Dapat Membantu Meniruskan Pipi?

  • 07 Agt 2024 20:22 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Mengunyah permen karet sering dianggap sebagai cara sederhana untuk menghilangkan kebosanan atau mengatasi rasa lapar. Namun, ada juga yang beranggapan bahwa kebiasaan ini dapat membantu meniruskan pipi. Benarkah seperti itu.

Dilansir dari Healthline dan Healthshots, permen karet tidak memiliki hubungan dengan pipi tirus. Hal ini karena, pipi tirus umumnya dihasilkan dari pengurangan lemak di wajah, sementara mengunyah permen karet tidak efektif dalam mengurangi timbunan lemak, termasuk di area pipi. Oleh karena itu, klaim bahwa permen karet bisa membuat pipi tirus belum didukung oleh bukti ilmiah.

Permen karet mengandung bahan dasar seperti gula atau pemanis buatan yang disertai dengan gum base yang memberikan tekstur kenyal. Mengunyah permen karet memang melibatkan otot-otot rahang dan pipi secara aktif. Aktivitas ini dapat menyebabkan otot-otot tersebut bekerja lebih intens, yang berpotensi membantu tonus otot di area wajah.

Para ahli menyebut, latihan otot wajah seperti mengunyah permen karet bisa meningkatkan kekuatan otot dan memperbaiki penampilan wajah. Namun, efektivitas metode ini dalam meniruskan pipi masih menjadi perdebatan. Mengunyah permen karet mungkin dapat memperkuat otot wajah, tetapi tidak cukup untuk mengurangi lemak yang terkumpul di area pipi secara signifikan.

Bentuk pipi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk genetika, pola makan, dan gaya hidup. Lemak di area pipi sering kali disebabkan oleh akumulasi lemak tubuh secara umum. Untuk meniruskan pipi, pendekatan yang lebih efektif biasanya melibatkan kombinasi antara diet seimbang, olahraga kardiovaskular, dan latihan wajah.

Penelitian menunjukkan bahwa meskipun mengunyah permen karet bisa memberikan beberapa manfaat kecil dalam memperkuat otot wajah, hal ini tidak dapat menggantikan pentingnya pola makan dan olahraga yang tepat. Sebagai contoh, latihan wajah yang dirancang khusus seperti senam wajah dapat memberikan hasil yang lebih konsisten jika dibandingkan dengan mengunyah permen karet semata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....