Hoaks Anak Kejang-kejang Gegara Makan Permen Semprot

  • 06 Agt 2024 06:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah unggahan berisikan gambar tangkapan layar WhatsApp yang menginformasikan banyak anak kejang-kejang, gegara memakan permen semprot. Narasi unggahan menyebutkan, anak-anak yang menjadi korban bahkan dirawat di Rumah Sakit (RS) Bunda Palangkaraya.

Namun, setelah ditelusuri melalui situs Kementerian Kominfo, informasi itu hoaks. Tidak ada fakta sedikitpun yang membenarkan infomasi tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya Anjar Hari Purnomo juga telah memberikan klarifikasi. Ia mengatakan, kejadian tersebut bukan di RS Bunda Palangkaraya, tetapi di RS Bunda Palembang.

Laporan lain juga menyebutkan, banyak siswa SD yang keracunan setelah makan permen semprot. Polisi sudah mendatangi penjual permen yang diduga membuat keempat siswa SDN 39 Palembang, Sumsel keracunan, pekan lalu.

Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang AKP Andrian menekankan, pihaknya telah mengambil keterangan sang penjual permen. Sang penjual permen merupakan penjaga sekolah.

Penjaga sekolah membeli permen semprot itu di pasar. Penjaga sekolah juga tidak tahu isi kandungan permen tersebut.

Polisi pun melakukan pemeriksaan kandungan permen semprot itu. "Kami juga sedang memeriksa isi kandungan permen yang dikonsumsi keempat siswa itu," kata Andrian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....