Makna Hari Caps Lock Sedunia pada 28 Juni

  • 27 Jun 2024 17:52 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Bagi pengguna perangkat komputer dan smartphone, pastinya tidak asing dengan tombol Caps Lock pada bagian keyboard. Tombol ini berfungsi untuk membuat huruf yang ditekan tetap menjadi huruf Kapital. Uniknya, setiap 28 Juni diperingati sebagai International Caps Lock Day atau Hari Huruf Kapital Sedunia. Peringatan ini sangat populer di kalangan pengguna internet dan dirayakan dua kali setahun yaitu pada 28 Juni dan 22 Oktober.

Mengutip dari National Today, sejarah Hari Caps Lock Sedunia berawal dari Derek Arnold seorang pengembang software asal Lowa, daerah yang terletak di Barat Tengah Amerika Serikat. Pada tahun 2000, Derek Arnold memilih 22 Oktober sebagai hari saat setiap orang harus menekan tombol Caps Lock dan mengetik hanya dengan huruf besar.

Sebagian orang menyebut tombol Caps Lock dengan “Billy Mays key”. Billy Mays adalah sosok pemasaran terkenal di industri televisi Amerika. Dia mengklaim sangat bangga dengan penemuan fitur Caps Lock dan dituangkan ke dalam semua iklan yang dia buat. Caps Lock dan huruf kapital membuat kesan yang bisa menarik perhatian pembaca atau siapapun yang melihatnya.

Mays sendiri adalah sebuah ikon dalam iklan televisi yang dalam beriklan, dia menggunakan suara yang menggelegar. Mays, dalam iklan tersebut, meminta pemirsanya untuk menelepon nomor 800 dan “BELI SEKARANG JUGA!” Ketika Billy Mays meninggal pada 28 Juni 2009, Arnold memberi penghormatan dengan menambahkan tanggal tersebut, untuk merayakan International Caps Lock Day atau Hari Huruf Kapital Sedunia ke dalam kalender. Derek Arnold ingin mengingatkan orang-orang, bahwa huruf besar terlihat seperti berteriak atau berkata dengan tegas.

Dikutip dari situs Celebrate Every Day, Hari Caps Lock Sedunia adalah sindiran bagi tipografi atau gaya penulisan sebagai masyarakat di belahan dunia barat yang jarang menulis menggunakan huruf kapital atau huruf besar. Di Indonesia penggunaan huruf kapital pada tulisan memiliki kesan tertentu terutama saat berinteraksi lewat aplikasi chatting. Saat sebuah kata atau kalimat sepenuhnya ditulis dengan huruf kapital, maka hal ini dipahami sebagai penegasan dan bahkan bisa terkesan kasar atau tidak sopan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....