Kilas Sejarah 26 Juni 1819, Sepeda di Patenkan
- 26 Jun 2024 06:05 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Saat ini sepeda memang bukan pilihan utama untuk transportasi bagi masyarakat. Namun, peminat sepeda kini cukup banyak dan cukup fanatik.
Hari ini, 205 tahun yang lalu, atau tepatnya tanggal 26 Juni pada tahun 1819, penemuan sepeda dipatenkan oleh Baron Karls Drais von Sauerbronn. Ia merupakan seorang Jerman yang pantas dikatakan sebagai penyempurna sepeda. Walaupun sudah ada semenjak abad ke-18, alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede ini disempurnakan menjadi bentuknya yang dikenal sekarang.
Dikutip dari wikipedia, bentuk sepeda rancangan Baron Karls Drais von Sauerbronn sudah mempunyai dua roda, namun tak mempunyai sadel. Tenaga penggeraknya juga berasal dari kuda. Drais menciptakan rancangan kendaraan ini untuk menunjang pekerjaannya sebagai pengawas hutan Baden.
Bertahun-tahun velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan dua roda. Yang pasti, konstruksinya belum mengenal besi. Modelnya pun masih sangat "primitif".
26 Juni 1819, Baron Karls Drais von Sauerbronn mendaftarkan rancangannya untuk dipatenkan. Dengan demikian, Drais-lah yang dianggap sebagai pencipta sepeda. Sepeda kemudian terus berkembang, dan dengan penemuan teknologi ban, pembuatan baja berlubang, dan teknologi lainnya, terciptalah berbagai jenis sepeda yang ada saat ini.
Pada tahun 1818, Baron Karls Drais von Sauerbronn von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya. Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.
Baron Karls Drais von Sauerbronn kemudian mendaftarkan penemuannya ini ke kantor paten sehingga banyak orang menganggap bahwa Baron lah yang menemukan model sepeda modern yang kita kenal saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....