Hoaks Pegawai Non-Muslim Jadi Petugas Haji Makkah-Madinah

  • 01 Jun 2024 06:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah unggahan mengeklaim dan mempertanyakan terkait sikap Menteri Agama Republik Indonesia. Perihal ini, melibatkan umat non-muslim menjadi petugas haji di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan.

Bahkan, dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa petugas tersebut akan ikut sampai masuk ke Kota Makkah dan Madinah. Namun, saat ditelusuri melalui Kominfo.go.id, unggahan tersebut hoaks.

Faktanya, dilansir dari laman sulsel.kemenag.go.id, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare memberikan klarifikasi. Bahwa dua pegawai non-muslim yang menjadi panitia haji tersebut adalah pegawai Kemenag Kota Parepare.

Tetapi, keterlibatan dua pegawai ini tidak terkait ritual ibadah di Kota Makkah dan Madinah. Mereka hanya bertugas saat pemberangkatan, dan pemulangan jemaah haji di Kota Parepare dan tidak sampai ke Arab Saudi.

Adapun cuplikan berita asli ada pada kanal YouTube KompasTV pada 14 Mei 2024 lalu. Operator dalam video menjelaskan bahwa Kemenag Kota Parepare memang melibatkan pegawai beragama Kristen dan Katolik menjadi petugas haji.

Tugas mereka hanya melayani barang bawaan jemaah pada saat pelepasan haji Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan untuk merawat moderasi hidup beragama.

Referensi:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/56868/hoaks-pegawai-non-muslim-jadi-petugas-haji-sampai-kota-makkah-dan-madinah/0/laporan_isu_hoaks

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....