Bus Berpelat Wonogiri yang Terlibat Kecelakaan Sudah Dijual
- 13 Mei 2024 21:07 WIB
- Surakarta
KBRN, Wonogiri: Bus berpelat nomor Wonogiri yang terlibat dalam kecelakaan tragis di Subang pada akhir pekan lalu telah menjadi sorotan publik. Namun, penelusuran yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri mengungkap fakta mengejutkan bahwa bus tersebut sudah tidak lagi beroperasi di wilayah tersebut.
Bus yang sebelumnya dimiliki oleh PT Jaya Guna Hage, bermarkas di Baturetno, Wonogiri, ternyata telah dijual ke pihak lain pada Oktober 2023. Kepala Dishub Wonogiri, Waluyo, menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta klarifikasi terkait kepemilikan bus yang menewaskan 11 orang itu.
Menurut Waluyo, berdasarkan dokumen yang ada, bus tersebut sudah beralih kepemilikan sejak Oktober tahun lalu. "Bus itu sudah dilepas [dijual] ke pihak lain, Oktober lalu. Tadi, kami dan kementerian sudah meminta klarifikasi yang bersangkutan, dan benar sudah dilepas," ujar Waluyo di kantornya, Senin (13/5/2024).
Selain itu, penelusuran Dishub juga mengungkap bahwa bus tersebut sudah kedaluwarsa dalam uji KIR, dengan masa berlaku terakhir pada Desember 2023. "Bus itu uji KIR-nya berlaku sampai Desember 2023. Jadi sudah telat uji KIR lagi," tambahnya.
Peristiwa tragis ini juga menjadi pelajaran penting bagi semua pihak terkait. Waluyo menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur uji KIR dan pemilihan operator transportasi yang terpercaya.
"Bagi sekolah, komunitas, atau kelompok yang ingin menyewa bus pariwisata, sebaiknya memilih biro wisata yang legal dan terpercaya," ungkapnya.
Kecelakaan ini juga memperlihatkan pentingnya peran masyarakat dalam memastikan kelaikan kendaraan yang mereka naiki. "Pastikan dulu kelaikan jalan kendaraannya. Ini untuk meminimalkan potensi kecelakaan," tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....