Sempat Hilang Karena Cuaca Buruk, Dua Nelayan Situbondo Dinyatakan Selamat
- 10 Mar 2024 07:45 WIB
- Jember
KBRN, Situbondo: Dua orang nelayan asal Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pulang dengan selamat setelah dua hari hilang komunikasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Sruwi Hartanto mengatakan, dua orang nelayan yakni Solihin (38) dan Nahrawi (44) pulang ke rumah pada Minggu, (10/3/2024) sekitar pukul 00:30 Wib.
Sruwi menjelaskan, kedua nelayan terjebak cuaca ekstrem ombak besar dan angin kencang sehingga perahu pancingan jenis fiber yang ditumpanginya terombang-ambing di laut, tidak bisa menepi.
"Kemarin cuaca ekstrem, ombak setinggi 2 meter. Beruntung dua orang nelayan masih selamat dan pulang dalam keadaan sehat," ujar Sruwi kepada RRI.
Kedua nelayan tersebut berangkat pada hari Jumat, 8 Maret 2024 pada pukul 23:00 Wib. Keduanya mencari ikan di sekitar perairan laut Paiton, Kabupaten Probolinggo. Namun hingga keesokan harinya keduanya belum juga pulang.
"Ombak besar, sehingga saya kesulitan untuk menepi dan terlambat pulang," ujar Solihin, salah seorang korban selamat.
Solohin mengaku, selama perjalanan pulang saat melewati perairan Pathek di Desa Gelung Kecamatan Panarukan, ombak besar dan angin kencang, namun keduanya tetap melanjutkan perjalanan pulang.
Sesampainya di perairan Landangan, Kecamatan Kapongan, keduanya berhasil menepi meskipun ombak besar dan angin kencang. Saat itulah keduanya menghubungi keluarga dan minta dijemput di Desa Landangan.
"Saya menelepon saat berhasil menepi di perairan Landangan, dan meminta dijemput, khawatir cuaca ekstrem di laut kembali terjadi," bebernya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....