Hoaks Prabowo Diselidiki oleh Lembaga Antikorupsi Uni Eropa

  • 22 Feb 2024 06:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah video di media sosial dengan keterangan terkait Capres yang juga Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Narasi video mengatakan, Prabowo sedang diselidiki oleh lembaga antikorupsi Uni Eropa, terkait pembelian pesawat tempur bekas dari Qatar.

Unggahan dilengkapi cuplikan artikel berbahasa Inggris, mengenai kabar Prabowo menerima uang muka senilai 20 juta dolar AS. Ada pula cuplikan yang menampilkan wawancara pengamat militer Indonesia, Connie Rahakundini Bakrie.

Namun, setelah ditelusuri melalui situs Kementerian Kominfo, narasi dalam video tersebut hoaks. Faktanya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman telah memberikan klarifikasi.

Habiburokhman membantah kabar bahwa Prabowo sedang diselidiki lembaga antikorupsi Uni Eropa, The Group of States Against Corruption (GRECO). Apalagi terkait pembelian pesawat tempur bekas.

Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar menegaskan bahwa kabar ini hoaks. Hal itu karena Kementerian Pertahanan sudah membatalkan rencana pembelian 12 unit pesawat Mirage 2000-5 bekas dari Qatar.

Ketua TKN Rosan Roeslani juga telah mengonfirmasi kepada Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (Kemenlu AS) terkait itu. Ia mengonfirmasi terkait penyelidikan yang dikabarkan melalui media sosial tersebut.

Kemenlu AS memiliki keterkaitan, karena kabar beredar disebutkan, GRECO meminta atensi dari pemerintah Amerika Serikat melalui Kemenlu AS. Namun, Kemenlu AS tidak pernah menerima permintaan dari pihak GRECO.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....