Hubungan Presiden dan Wapres Memburuk Hanya Hoaks
- 01 Feb 2024 08:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Beredar unggahan video di Instagram dengan klaim hubungan antara Presiden Joko Widodo dengan Wapres Ma'ruf Amin memburuk. Narasi video menyebutkan, hubungan keduanya memburuk karena Wapres menganggap Presiden terlalu sibuk mengurus relawan capres-cawapres Prabowo-Gibran.
Narasi video juga menyebutkan, Wapres juga menganggap Presiden sudah tidak netral di Pemilu 2024. Wapres disebut menanggap Presiden memanfaatkan Tim Kemenangan Nasional (TKN) membagikan sembako kepada masyarakat, demi meraih dukungan untuk Prabowo-Gibran.
Situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengonfirmasi bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Dikutip dari Turnbackhoax, Wapres tidak menerima laporan terkait ketidaknetralan Presiden dari tokoh nasional, seperti yang disampaikan narasi video.
Wapres memang pernah bertemu secara resmi dengan para tokoh nasional beberapa waktu lalu. Pertemuan ini digagas oleh Gerakan Nurani Bangsa.
Ma’ruf menerima kunjungan Gerakan Nurani Bangsa yang diwakili Majelis Hukama Muslimin, Quraish Shihab, hingga Sinta Nuriyah Wahid. Pertemuan tersebut hanya membahas persatuan bangsa, hingga netralitas saat Pemilu.
Narasi tidak netral berasal dari video Presiden tengah membagi-bagikan bansos di sekitar baliho Prabowo-Gibran di Serang, Banten. Namun, hal tersebut telah diklarifikasi secara resmi oleh Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.
Ari menegaskan, kegiatan Presiden Jokowi bagi-bagi bansos tersebut tidak berkaitan dengan baliho pasangan Prabowo-Gibran. "Itu acaranya sudah selesai dan tentu di dalam lokasi acara steril," kata Ari saat ditemui di Istana Negara, Selasa (9/1/2024).
"Setelah Bapak (Presiden) keluar dari lokasi acara, membagikan bansos ke masyarakat yang berkumpul di jalan. Nah di situ ke tangkap (direkam videonya)," ujar Ari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....