Hoaks Pemberian Vaksin Polio Membahayakan Anak Indonesia
- 24 Jan 2024 13:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Beredar sebuah unggahan yang memberikan informasi terkait vaksin polio. Dalam narasi disebutkan, vaksin yang diberikan secara massal oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dapat membahayakan anak-anak Indonesia.
Narasi tersebut dibuktikan dengan temuan lebih dari 490 ribu kasus kelumpuhan akibat vaksin tetes polio atau Oral Polio Vaccine (OPV) di India. Namun, setelah ditelusuri melalui Kominfo.go.id, klaim dalam unggahan tersebut tidak benar.
Faktanya, dijelaskan bahwa OPV adalah vaksin dari virus yang dilemahkan. Virus tersebut juga dapat bermutasi terutama pada populasi yang imunisasinya lemah.
Klarifikasi juga diberikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi. Ia menjelaskan, virus dari vaksin yang bermutasi tersebut berisiko menyebabkan infeksi.
Selain itu dapat menyebabkan lumpuh jika tidak diberikan imunisasi lengkap, dan tidak tepat waktu. Ia juga menegaskan, vaksin polio dapat memberikan perlindungan terhadap jenis virus polio tipe 1, 2 , dan 3 termasuk pengobatannya.
Tetapi perlu diberikan imunisasi lengkap dari OPV dan Inactivated Polio Vaccine (IPV). Dinyatakan, vaksin ini telah terbukti mengurangi wabah polio dan tetap mengikuti standar mekanisme kesehatan yang benar.
Sehingga virus yang dilemahkan dalam vaksin tidak bermutasi dan menyebabkan kelumpuhan. Maka dapat disimpulkan yang informasi yang menyebutkan vaksin polio yang diberikan secara massal oleh Kemenkes dapat membahayakan anak-anak Indonesia.
Referensi:
https://www.kominfo.go.id/content/detail/54283/hoaks-kemenkes-membahayakan-anak-anak-indonesia-dengan-pemberian-vaksin-polio/0/laporan_isu_hoaks
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....