Hoaks Perubahan Iklim adalah Hasil Konspirasi
- 15 Jan 2024 07:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Beredar sebuah unggahan mengenai perubahan iklim. Narasi unggahan menyebutkan, perubahan iklim diduga hasil konspirasi dari High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).
Narasi video juga menyebutkan, HAARP melakukan konspirasi bersama Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN), Bluebeam. Perjanjian emisi karbon dengan Forum Ekonomi Dunia atau WEF pun dinarasikan terlibat.
Namun, setelah ditelusuri melalui kominfo.go.id, narasi tersebut tidak berdasar. Faktanya, data dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) menunjukkan sejumlah bukti perubahan iklim.
Data NASA menyebutkan, suhu bumi semakin panas, karbon dioksida meningkat, permukaan laut semakin tinggi, dan peningkatan bencana ekstrem. Lebih lanjut, dalam catatan geologi, perubahan iklim selalu terjadi, baik karena faktor alami atau akibat manusia.
Dikutip dari situs USGS, aktivitas manusia meningkatkan gas rumah kaca di atmosfer sejak revolusi industri. Revolusi industri menyebabkan lebih banyak retensi panas dan peningkatan suhu permukaan.
Perubahan penggunaan lahan seperti penggundulan hutan pun menyebabkan perubahan jumlah sinar matahari. Matahari tersebut dipantulkan dari tanah, kembali ke ruang angkasa.
Refrensi: https://www.kominfo.go.id/content/detail/54134/hoaks-perubahan-iklim-adalah-hasil-konspirasi/0/laporan_isu_hoaks
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....