Hoaks Akibat Belanja Alustista, Menkeu Sebut Indonesia Dimiskinkan

  • 11 Jan 2024 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah poster berisi narasi yang diklaim sebagai pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Pernyataan tersebut di antaranya menyebutkan Indonesia dimiskinkan dengan anggaran belanja alat utama sistem senjata (alutsista).

Jumlah uang yang dibelanjakan diduga sebesar Rp63,8 triliun dan biaya kampanye Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal ini menyebabkan dana pegawai pemerintah daerah (pemda) nihil, tiga perusahaan akan dijual, pabrik kertas Leces dijual murah demi dana kampanye.

Bahkan, tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pailit, dan Sri Mulyani mengundurkan diri karena kecewa. Namun, setelah ditelusuri melalui Kominfo.go.id, klaim tersbeut hoaks.

Faktanya, klarifikasi telah diberikan oleh Staf Khusus Menkeu Yustinus Prastowo. Di mana ia telah memastikan isi poster tersebut hoaks.

Pihaknya menegaskan bahwa Menkeu Sri Mulyani tidak pernah mengatakan sebagaimana narasi dalam poster yang beredar. Sri Mulyani justru mengatakan peningkatan anggaran alutsista wajar, dan penting.

Hal itu untuk penguatan di tengah potensi ancaman dan dinamika politik luar negeri. Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto juga membantah narasi soal biaya negara dihabiskan untuk kampanye Prabowo-Gibran.

Ia menegaskan Sri Mulyani tidak pernah mengatakan hal itu. Maka dapat disimpulkan jika informasi yang beredar merupakan konten menyesatkan.

Referensi:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/54024/hoaks-menkeu-sri-mulyani-sebut-indonesia-dimiskinkan-karena-belanja-alutsista-dan-biaya-kampanye-prabowo-gibran/0/laporan_isu_hoaks

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....