Poster Narasi Menkeu Soal Alutsista Adalah Informasi Hoaks
- 09 Jan 2024 08:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kemenkominfo menegaskan, poster berisikan narasi Menkeu Sri Mulyani yang menyebut Indonesia dimiskinkan gara-gara belanja alutsista adalah hoaks. Dalam poster yang beredar di media sosial (medsos) itu juga menyebutkan, Indonesia dimiskinkan untuk biaya kampanye Prabowo-Gibran.
"Kategori hoaks, beredar sebuah poster berisi narasi yang diklaim sebagai pernyataan Menkeu Sri Mulyani. Menyebutkan Indonesia dimiskinkan dengan anggaran belanja alat utama sistem senjata (alutsista) sebesar Rp63,8 triliun dan biaya kampanye Prabowo-Gibran," kata Kemenkominfo dikutip RRI.co.id dari laman resminya, Selasa (9/1/2024).
Dalam narasi poster itu pula, Kemenkominfo mengungkapkan, disebutkan dana pegawai pemerintah daerah pemda nihil. Hingga, dikabarkan, banyaknya perusahaan BUMN pailit.
"Tiga perusahaan akan dijual, pabrik kertas Leces dijual murah demi dana kampanye. Tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pailit, dan Sri Mulyani mengundurkan diri karena kecewa," ucap Kemenkominfo.
Faktanya, Kemenkominfo menegaskan, Staf Khusus Menkeu Yustinus Prastowo memastikan isi poster tersebut hoaks. Dilansir detik.com, Kemenkeu menegaskan, Menkeu Sri Mulyani tidak pernah mengatakan sebagaimana narasi dalam poster yang beredar.
"Sri Mulyani justru mengatakan, peningkatan anggaran alutsista wajar dan penting. Untuk penguatan di tengah potensi ancaman dan dinamika politik luar negeri," ujar Kemenkominfo.
Tidak hanya itu, Menhan Prabowo Subianto juga membantah narasi soal biaya negara dihabiskan untuk kampanye Prabowo-Gibran. "Dia menegaskan Sri Mulyani tak pernah mengatakan hal itu," kata Kemenkominfo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....