M. Tabrani, Bapak Bahasa Indonesia yang Digelari Pahlawan Nasional

  • 10 Nov 2023 07:51 WIB
  •  Takengon

KBRN Takengon : Ada enam tokoh baru yang dianugerahkan pahlawan nasional, salah satunya yaitu Mohammad Tabrani dari Jawa Timur. Siapakah sosok Mohammad Tabrani itu?

Dikutip dari laman resmi Kemendikbud RI, Mohammad Tabrani Soerjowitjitro atau M. Tabrani lahir di Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada tanggal 10 Oktober 1904. Semasa hidupnya, ia menempuh pendidikan di HIS Pamekasan, MULO Surabaya, dan OSVIA Bandung.

Tabrani memulai karirnya sebagai seorang wartawan di Hindia Baroe pada tahun 1925-1926. Dia juga pernah menjadi pemimpin redaksi di surat kabar Pemandangan selama dua periode, yakni pada Juli 1936-Oktober 1940 dan Juli 1951-April 1952.

Selain di dunia jurnalistik, Tabrani merupakan sosok penting di balik Kongres Pemuda I. Dia menjadi ketua dalam Kongres Pemuda I yang dilaksanakan pada 30 April-2 Mei 1926. Dalam pelaksanaan Kongres Pemuda I itu, salah satu hal yang dibahas yaitu mengenai bahasa persatuan. Di situlah terjadi perdebatan apakah Bahasa Melayu atau Bahasa Indonesia yang dijadikan bahasa persatuan.

Dalam kongres itu, Tabrani mengajukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama atau bahasa persatuan. "Sosoknya memang sangat krusial terutama dalam Kongres Pemuda I. Itu yang dianggap mengemuka. Dari segi Bahasa Indonesia sendiri bisa dibilang Pak Tabrani ini orang pertama mengajukan Bahasa Indonesia padahal nama bangsa Indonesia waktu itu belum ada," ucapnya.

Namun, dalam pengajuan itu, ada beberapa perdebatan. Salah satu yang mendebat yaitu Muhammad Yamin. "Itu nilai pentingnya yang kemudian juga enggak langsung disetujui waktu itu di Kongres Pemuda I. Waktu itu banyak perdebatan terutama dari orang-orang melayu, Sumatera, salah satunya Yamin kenapa kok enggak Bahasa Melayu saja," terangnya.

Hingga, pada Kongres Pemuda II pada tanggal 27-28 Oktober 1928, Sugondo Djojopuspito selaku ketua Kongres Pemuda II memberikan keputusan bahwa bahasa Indonesia resmi menjadi bahasa nasional. Dari situ maka terciptalah Sumpah Pemuda yang berisi tentang bertumpah darah, berbangsa, dan berbahasa Indonesia.

Dalam perjalanannya itulah, Tabrani dijuluki sebagai Bapak Bahasa Indonesia karena jasanya yang melahirkan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Hingga, akhirnya Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menyetujui M. Tabrani masuk sebagai tokoh pahlawan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....