Hoaks: Menteri Agama Minta Warga agar Kurban Dikelola Pemerintah
- 01 Mei 2026 09:39 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Klaim Menag minta kurban dikelola pemerintah adalah hoaks
- Tidak ada larangan menyembelih hewan kurban secara mandiri
- Kementerian Agama Republik Indonesia telah memberikan klarifikasi resmi
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Beredar narasi di media sosial yang mengeklaim Nasaruddin Umar meminta masyarakat menyerahkan penyembelihan hewan kurban kepada pemerintah. Klaim tersebut menyebut warga tidak diperbolehkan memotong hewan kurban secara mandiri.
Informasi ini kemudian menyebar luas dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sebagian warganet menganggap kebijakan tersebut sebagai aturan resmi dari pemerintah.
Faktanya, dilansir dari komdigi.go.id, klaim tersebut tidak benar. Pihak Kementerian Agama Republik Indonesia telah memberikan klarifikasi terkait isu tersebut.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Tidak ada kebijakan yang melarang masyarakat menyembelih hewan kurban secara mandiri.
Melalui akun resmi @kemenag_ri, Kemenag juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial. Warga diminta untuk tidak langsung mempercayai narasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan ulang melalui kanal resmi, seperti situs kemenag.go.id. Hal ini penting untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.
Dengan demikian, klaim “Menteri Agama meminta kurban dikelola pemerintah” merupakan hoaks. Masyarakat diimbau untuk selalu bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Referensi: https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-menteri-agama-minta-warga-agar-kurban-dikelola-pemerintah-daripada-potong-sendiri
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....