Mafindo Pastikan Klaim Cium Kucing Sebabkan Infeksi Otak Tidak Benar
- 04 Apr 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Septiaji Eko Nugroho menegaskan narasi mencium kucing menyebabkan infeksi otak merupakan hoaks yang telah dibantah
- Penularan Toksoplasmosis tidak terjadi melalui kontak fisik, melainkan dari kotoran kucing yang terkontaminasi parasit
- Pakar menjelaskan risiko utama infeksi lebih berkaitan dengan gangguan kesehatan reproduksi, bukan kerusakan otak seperti klaim viral
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho menegaskan narasi mencium kucing menyebabkan infeksi otak adalah tidak benar dan telah dibantah. Ia menjelaskan klaim tersebut berasal dari unggahan akun Facebook yang menyebut aktivitas mencium kucing bisa memicu infeksi berbahaya.
Ia menyebut narasi itu menggambarkan seolah mencium hidung kucing dapat memindahkan ribuan telur parasit ke bibir manusia. Selain itu, narasi juga memuat tingkatan tertentu yang menjelaskan dampak infeksi secara bertahap pada tubuh manusia.
Menurutnya, informasi tersebut telah dibantah melalui artikel cek fakta yang dimuat oleh Tempo.co dengan penjelasan ilmiah yang jelas. Ia menyampaikan penularan toksoplasmosis dari kucing tidak terjadi melalui kontak fisik seperti mencium hewan peliharaan tersebut.
Ia menjelaskan penularan justru terjadi melalui kotoran kucing yang terkontaminasi parasit toksoplasma gondii jika tidak sengaja tertelan manusia. Ia menambahkan pakar menyebut risiko utama infeksi lebih berkaitan dengan gangguan kesehatan reproduksi, bukan infeksi otak seperti diklaim.
“Jadi, sudah ada pakar yang berbicara tentang hal ini, yaitu adalah dosen Fakultas Kedokteran Hewan dari Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya. Yaitu adalah Ibu Siti Gusti Ningrum, menjelaskan bahwa infeksi dapat terjadi jika manusia tidak sengaja menelan parasit dari feses kucing yang terinfeksi,” ucapnya kepada RRI PRO3 dalam segmen Dialog Cek Fakta di Jakarta, Sabtu, 4 April 2026.
Ia juga menegaskan kucing yang belum divaksin memang dapat menjadi inang parasit yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Namun, ia memastikan penularan tidak terjadi melalui ciuman sehingga para pecinta kucing diimbau tidak perlu panik berlebihan
“Kalau kucingnya memang belum divaksin ya, maka dia memang bisa menjadi inang dari parasit toksoplasma, parasit ini yang kemudian bisa menyebabkan kerusakan pada janin. Ini juga tentu menjadi kekhawatiran, tetapi, kalau penularan itu tidak melalui kontak fisik seperti ciuman dengan kucing,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....