Bagaimana Takut Ketinggalan Mempengaruhi Kehidupan Sosial

  • 10 Feb 2026 21:27 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Saat ini media sosial telah dibanjiri dengan berbagai tren dan produk viral yang secara terus menerus bermunculan tanpa henti. Penyebaran di media sosial telah membuatnya sangat populer di kalangan masyarakat. Sehingga mendorong masyarakat untuk terus mengikutinya dan tidak mau tertinggal. Takut ketinggalan menjadi penyebab masyarakat mengeluarkan uang untuk berbagai produk yang sedang tren, serta menjadi wadah untuk mencari pengakuan atau validasi dari orang lain.

Paparan tren yang ada di media sosial dapat menimbulkan tekanan sosial pada masyarakat. Saat masyarakat melihat media sosial, terkadang ada suatu barang yang sedang tren di waktu tersebut sehingga banyak sekali orang yang terlihat menggunakannya dan ramai dibahas.

Tanpa disadari, masyarakat dapat merasa tidak tenang jika tidak memilikinya. Masyarakat akhirnya cenderung membeli barang hanya untuk terlihat kekinian atau mendapatkan pengakuan dari orang lain. Tidak hanya itu, terkadang beberapa orang mengeluarkan uang karena keinginan semata saja. Sehingga, masyarakat lebih banyak mengeluarkan uang untuk berbagai hal yang tidak benar-benar dibutuhkan.

Jika hal ini tidak dikendalikan, akan memicu timbulnya berbagai dampak negatif yang mengkhawatirkan. Dikarenakan mencakup pengeluaran yang tidak terkendali serta dapat menormalisasikan gaya hidup konsumtif.

Oleh karena itu penting sekali bagi masyarakat untuk mengetahui cara dalam mengatasi kondisi seperti ini. Diperlukan penanaman kebiasaan-kebiasaan yang baik. Kebiasaan dalam pengeluaran yang didasarkan pada sebuah skala prioritas. Untuk memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan masyarakat.

Rekomendasi Berita