Hoaks PBI JKN Yogyakarta Dinonaktifkan Akibat Efiesiensi
- 10 Feb 2026 16:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Beredar unggahan di media sosial Facebook tentang puluhan ribu peserta PBI JKN Yogyakarta statusnya dinonaktifkan. Hal ini dilakukan karena adanya efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.
Adapun narasi yang ditampilkan sehingga memunculkan kekhawatiran bagi warganet. "30rb penerima BPJS PBI tetiba dinonaktifkan, termasuk aku dan anak ku yang masih 16 bulan, katanya karena ada efisiensi anggaran," tulis akun tersebut.
Dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), informasi tersebut adalah tidak benar. Setelah Tim Cek Fakta Komdigi melakukan penelusuran, Selasa, 10 Januari 2025 maka informasi tersebut harus diluruskan.
Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih menjelaskan puluhan ribu peserta BPJS dicoret karena tidak masuk dalam DTKS terbaru. Data tersebut diketahui dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Penonaktifan mengacu pada surat resmi Kemensos Nomor S-445/MS/DI.01/6/2025, yang mengatur perubahan data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, verifikasi dibutuhkan untuk memastikan apakah warga yang bersangkutan benar-benar sudah sejahtera atau tidak.
Komdigi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi keliru. Terutama pada berita yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
Lebih dari itu, Komdigi juga mengatakan untuk mengakses situs resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hal ini diupayakan agar tidak terjadinya kesalahan informasi.
Referensi:
https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-pbi-jkn-nonaktif-di-diy-karena-efisiensi-anggaran