Waspada Penipuan Produk Sepatu Palsu Berkedok Sampel
- 09 Feb 2026 11:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Fenomena penjualan sepatu dengan label sample shoes semakin marak dan perlu diwaspadai. Tidak sedikit oknum memanfaatkan istiah tersebut sebagai dalih untuk menjual sepatu palsu dengan kualitas rendah.
Oleh karena itu, konsumen perlu memahami fakta dibalik peredaran Sepatu sampel dari brand global. Mengutip dari unggahan akun Instagram @akucintasepatu, ada beberapa fakta mengenai sepatu sampel.
Pada praktiknya, sepatu sampel dari sebuah brand itu tidak diperuntukkan untuk dijual bebas. Baik untuk first sample, second sample, final sample, salesman sample, PR sample, hingga protoype sample semuanya tertera label yang jelas “Not for Sale”. Label ini menjadi penanda Sepatu tersebut hanya untuk kebutuhan internal.
Jumlah sepatu sampel juga sangat terbatas dan peredarannya dikontrol ketat oleh pihak brand. Di dalam pabrik, peredaran sepatu sampel hanya dialokasikan untuk departemen-departemen tertentu sesuai kebutuhan dan pengembangan. Bahkan, terdapat kebijakan khusus yang mengharuskan sepatu sampel untuk diberi tanda khusus.
Tanda tersebut biasanya berupa lubang atau bentuk tanda yang lain pada bagian sepatu. Lubang atau tanda itu bisa ditemukan di outsole, upper, tongue, atau bagian sepatu yang lain. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah sampel sepatu diperjualbelikan di pasar umum.
Jika sepatu sampel berada di luar pabrik, umumnya hanya untuk keperluan tertentu. Penggunaan sepatu sampel tersebut meliputi photoshoot, iklan, atau kebutuhan salesman.
Salesaman biasanya menggunakan sepatu untuk menawarkan produk. Khususnya kepada distributor ataupun retailer, bukan untuk dijual ke konsumen akhir.
Ukuran sepatu sampel juga menjadi indikator penting keasliannya. Biasanya, brand hanya memproduksi ukuran standar seperti US 8 atau US 9 untuk pria, dan size US 5,5 atau US 6 untuk wanita. Standar tersebut hanyalah contoh dan dapat berbeda-beda pada setiap brand, namun tetap terbatas pada ukuran tertentu saja.
Jika ditemukan sepatu berlabel sample shoes dengan ukuran diluar standar atau tersedia dalam full size, hal tersebut patut untuk dicurigai. Kondisi tersebut merupakan sebuah kejanggalan dan sering kali mnegarah pada produk palsu.
Konsumen diimbau untuk lebih teliti dan tidak tergiur harga yang lebih murah. Tidak tertipu dan mengalami kerugian saat membeli sepatu.
(Yogi Tripriyanto/Penyiar)