BMKG Sorong: Februari Paling Kering Namun Waspada Hujan

  • 07 Feb 2026 12:20 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID - Sorong : Berdasarkan data pengamatan BMKG Sorong dalam rentan 10 tahun terakhir dari tahun 2016 sampai 2025 wilayah kota sorong di bulan Februari ini masuk dalam curah hujan paling rendah sedangkan untuk puncak curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi di bulan juni juli agustus. 

Walaupun di bulan februari ini berada di curah hujan terendah tetapi sesuai data update terbaru wilayah kota sorong masuk di zona "Tanpa Musim Hujan" Yaitu zona selama setahun setiap bulannya akan ada hujan. Demikian disampaikan oleh Afif Hawari, forecaster BMKG Sorong. 

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan walaupun februari ini terlihat kering cerah panas dan terik tapi bisa juga terjadi hujan tiba-tiba.

 "Curah hujan yang tiba-tiba ini terkait dengan meningkatnya kecepatan angin yang membawa awan hujan dari laut, angin tersebut dominan bergerak dari arah utara dan barat karena wilayah utara saat ini masih dalam fase musim dingin, dimana fase musim dingin identik dengan tekanan tinggi sedangkan di wilayah kota sorong cenderung panas, suhu udara panas ini menyebabkan tekanan yang lebih rendah sehingga angin itu bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah menyebabkan ada angin yang tiba-tiba kencang karena di kota sorong termasuk bertekanan rendah". Papar Afif saat dialog acara Kentongan Pro1 RRI Sorong dengan topik: Cuaca tidak menentu, bagaimana warga Sorong bersikap, Selasa 3 februari 2026.

Diungkapkan juga yang perlu diwaspadai kondisi angin kencang disertai hujan deras dominan terjadi saat dini hari dan pagi hari dan meskipun cuaca terlihat aman-aman saja tetapi tetap perlu diwaspadai cuaca buruk yang tiba-tiba. Secara keseluruhan di wilayah Papua Barat Daya cuaca zona satu musim ini cukup merata didominasi cuaca cerah berawan. (Syahruddin)

Rekomendasi Berita