Menelusuri Sejarah Alat Musik Tertua di Dunia
- 29 Jan 2026 09:40 WIB
- Jember
Sejak zaman prasejarah, manusia telah menemukan cara untuk mengekspresikan diri melalui suara. Musik bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari ritual, komunikasi, dan identitas sosial sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Hingga saat ini, gelar alat musik tertua di dunia dipegang oleh Seruling Divje Babe. Ditemukan di sebuah gua di Slovenia pada tahun 1995, alat musik ini diperkirakan berusia sekitar 43.000 hingga 60.000 tahun. Terbuat dari tulang paha beruang gua yang telah punah. alat music ini memiliki lubang-lubang yang ditempatkan secara presisi, menunjukkan bahwa manusia purba (Neanderthal) sudah memahami skala nada.
Selain seruling tulang, arkeolog juga menemukan berbagai instrumen awal yang menandai evolusi musikalitas manusia:
- Seruling Tulang Burung (Hohle Fels): Ditemukan di Jerman, berusia sekitar 35.000 tahun. Terbuat dari tulang sayap burung puyuh.
- Lithophones: Batu-batu yang dirancang untuk menghasilkan nada saat dipukul. Banyak ditemukan di wilayah Vietnam dan Afrika.
- Bullroarers: Alat musik tiup kayu yang diputar dengan tali, digunakan oleh suku-suku kuno untuk komunikasi jarak jauh.
Para ahli antropologi meyakini bahwa musik purba memiliki fungsi yang beragam seperti ikatan sosial, ritual spritiual dan untuk berkomunikasi. Manfaat dari alat musik pada saat itu antara lain untuk menirukan suara tertentu seperti suara alam atau hewan yang dapat membantu pada saat berburu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....