Mercusuar: Cahaya Penjaga Lautan yang Tak Pernah Padam
- 11 Jan 2026 13:33 WIB
- Manado
KBRN,Manado: Mercusuar adalah sebuah menara tinggi yang dibangun di pesisir atau perairan yang berfungsi sebagai tanda navigasi bagi kapal-kapal laut. Cahaya terang dari mercusuar membantu pelaut mengetahui posisi mereka, menghindari bahaya seperti karang atau perairan dangkal, serta memandu masuk dan keluar dari pelabuhan dengan aman terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk.
Sebagaimana dikutip dari laman lighthousepreservation.org Sejarah mercusuar dimulai sejak zaman kuno. Salah satu mercusuar paling terkenal adalah Pharos of Alexandria di Mesir, yang dibangun sekitar 280 SM dan termasuk salah satu Keajaiban Dunia Kuno. Mercusuar ini menggunakan api besar untuk menghasilkan cahaya yang terlihat jauh ke laut lepas. Seiring berjalannya waktu, mercusuar berevolusi dari api unggun menjadi struktur dengan sistem pencahayaan canggih seperti lensa Fresnel yang dapat memfokuskan cahaya sehingga tampak sangat jauh di lautan.
Bangunan mercusuar bervariasi berdasarkan kebutuhan geografis daerahnya. Ada mercusuar yang dibangun di tepi pantai, di pulau terpencil, bahkan di atas batu karang di tengah laut. Banyak mercusuar klasik yang menjadi ikon budaya dan sejarah, dan beberapa di antaranya kini menjadi objek wisata atau museum yang menarik pengunjung.
Di Indonesia sendiri, ada banyak mercusuar bersejarah peninggalan masa kolonial Belanda, seperti Mercusuar Sembilangan di Bangkalan, Madura. Mercusuar ini dibangun pada tahun 1879 Masehi dan masih berdiri tegak di tepi Selat Madura, memberi cahaya penunjuk jalan bagi kapal-kapal yang melintas di perairan tersebut.
Meskipun teknologi modern seperti GPS dan radar kapal telah banyak membantu navigasi laut, mercusuar tetap memiliki nilai penting sebagai alat cadangan navigasi visual. Bentuknya yang khas juga menjadi simbol sejarah maritim dan teknik yang telah membantu keselamatan pelayaran selama ratusan tahun.
(Stanly Kalumata)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....