Fakta Menarik Asal-Usul Gergaji Mesin

  • 27 Sep 2025 22:23 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Gergaji mesin, yang saat ini identik dengan alat berat untuk pemotongan kayu dan konstruksi, ternyata memiliki akar sejarah yang jauh berbeda dari fungsi modernnya. Beberapa sumber menyebut bahwa gergaji rantai (chainsaw) awalnya dikembangkan untuk tujuan medis, bukan untuk pertukangan.

Menurut artikel dari National Geographic Indonesia, alat mirip gergaji mesin pertama kali muncul pada era medis dengan nama “osteotome” yang digunakan untuk operasi tulang. Di sisi lain, catatan Valid News menyebut bahwa alat ini dikaitkan dengan prosedur persalinan pada masa lalu dimana gergaji medis digunakan untuk memotong tulang panggul agar proses persalinan dapat berlangsung.

Sumber lain menyebut bahwa dua dokter asal Skotlandia, John Aitken dan James Jeffray, pada tahun 1780-an mengembangkan alat pemotong fleksibel untuk membantu proses persalinan yang sulit. Ada pula versi lain yang menyebut dokter Jean-René Sigault dan Alphonse Le Roy sebagai pelopor teknik “symphysiotomy” pada tahun 1777 prosedur medis yang memerlukan pemotongan tulang panggul agar bayi bisa melewati jalan lahir.

Konon, alat medis awal itu bekerja dengan memotong tulang secara mekanis agar janin dapat dilewati. Penggunaan metode ini cukup ekstrem dan menimbulkan risiko besar bagi ibu dan bayi. Karena tantangan teknis dan risiko infeksi yang tinggi, penggunaan gergaji medis itu akhirnya tidak bertahan lama dalam praktik obstetri.

Pada awal abad ke-19, inovasi dalam teknik mekanik mendorong munculnya versi gergaji mesin portabel. Nama Bernhard Heine disebut-sebut sebagai seseorang yang mematenkan desain gergaji “mesin” kecil dengan rantai bergerigi sekitar tahun 1830-an.Versi ini lebih cocok untuk aplikasi alat ketimbang prosedur medis.

Seiring berjalannya waktu, mesin itu kemudian diadopsi ke bidang pertukangan dan kehutanan. Karena kebutuhan untuk memotong kayu dengan cepat dan efisien, teknologi rantai dan mesin berkekuatan tinggi semakin dikembangkan dan disesuaikan untuk lingkungan kerja lapangan.

Karena transformasi fungsi dan penyebarannya luas dalam dunia konstruksi dan kehutanan, narasi tentang gergaji medis untuk persalinan kadang beredar sebagai “fakta menarik” di media sosial. Namun perlu dicatat, tidak semua klaim rinci tentang penggunaannya dalam operasi persalinan dapat dipastikan dari sumber medis primer yang kredibel. Beberapa tulisan hanya menyebut secara umum bahwa “dulu digunakan di medis” tanpa referensi jurnal kedokteran.

Meski demikian, cerita ini tetap menarik sebagai pengingat bahwa banyak alat modern memiliki evolusi fungsional yang jauh dari penggunaan saat ini. Dari meja operasi menjadi mesin berat di hutan, gergaji telah melalui perjalanan panjang adaptasi teknologi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....