BI Tegaskan Desain Uang Rupiah Baru 2025 Hoaks
- 15 Sep 2025 14:43 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Menanggapi viralnya kabar beredarnya tampilan desain uang Rupiah baru di media sosial, Bank Indonesia (BI) memberikan klarifikasi resmi. Dan turut menegaskan informasi tentang penerbitan uang edisi khusus HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025, yang menampilkan pecahan unik Rp80.000 hingga Rp250.000, adalah hoaks.
Untuk meluruskan kabar yang menyesatkan, Bank Indonesia (BI) memberikan informasi resmi melalui unggahan Instagram pada Rabu (3/09/2025). Bank Indonesia menjelaskan desain uang Rupiah terbaru yang beredar saat ini berasal dari Tahun Emisi 2022.
BI juga menambahkan, uang peringatan kemerdekaan terakhir yang pernah mereka cetak adalah uang khusus Rp75.000 untuk HUT ke-75 Kemerdekaan RI, yang dirilis pada tahun 2020. Penegasan ini membantah isu uang baru HUT ke-80 RI yang sedang ramai dibicarakan.
”Bank Indonesia tidak pernah menerbitkan uang Rupiah baru dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Bank Indonesia terakhir kali menerbitkan uang Rupiah melalui Tahun Emisi 2022, serta mengeluarkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI pada 2020,” unggah Bank Indonesia dalam Instagram resminya.
Isu terkait uang Rupiah baru semakin meyakinkan banyak orang karena menampilkan desain yang familiar dan otentik. Beredar luas gambar uang kertas pecahan Rp80.000 bergambar Ir. Soekarno, diikuti dengan pecahan Rp250.000 yang diklaim sebagai edisi khusus HUT Kemerdekaan 17 Agustus 2025.
Namun, Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan bahwa kedua pecahan uang tersebut adalah hoaks dan tidak pernah diterbitkan. Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi seputar Rupiah melalui kanal-kanal resminya.
”Yuk, kenali lagi karakteristik Rupiah kita agar tidak terjebak dengan informasi menyesatkan. Jika masih ada keragu-raguan terkait informasi seputar Bank Indonesia silakan menghubungi #BICARA131 yang selalu siap #BeriMakna lewat layanan pengaduan dan informasi terpercaya,” ujar BI. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....