Mitos atau Fakta: Air Tahu Bisa Menurunkan Kolesterol

  • 14 Sep 2025 13:22 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Air tahu, yang selama ini dikenal sebagai limbah dari proses pembuatan tahu, belakangan ramai diperbincangkan karena dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Klaim ini banyak beredar di media sosial dan komunitas penggiat gaya hidup sehat. Namun, benarkah air tahu punya manfaat sebesar itu?

Secara ilmiah, air tahu merupakan sisa cairan dari perendaman dan perebusan kedelai yang masih mengandung sejumlah nutrisi seperti protein nabati, isoflavon, dan serat larut. Isoflavon, senyawa aktif dalam kedelai, memang telah terbukti dalam sejumlah penelitian dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dalam studi yang diterbitkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition, konsumsi isoflavon dari kedelai secara rutin dapat menurunkan kadar LDL hingga 5–6 persen. Namun, penting dicatat bahwa studi ini menggunakan ekstrak kedelai terstandar, bukan air tahu mentah.

Ahli gizi menilai bahwa air tahu memiliki potensi, namun belum ada data pasti tentang berapa banyak isoflavon yang tersisa di dalam air tahu dibandingkan dalam produk olahan kedelai lainnya seperti susu kedelai atau tahu itu sendiri. Selain itu, mengonsumsi air tahu mentah tanpa proses sterilisasi berisiko membawa kontaminasi mikroba, sehingga harus diolah dengan benar sebelum diminum.

Jadi, klaim bahwa air tahu bisa menurunkan kolesterol bukan sepenuhnya mitos, tapi juga belum sepenuhnya fakta. Potensinya ada, namun manfaatnya belum bisa disamakan dengan produk olahan kedelai yang sudah teruji klinis. Konsumsi secara bijak dan konsultasi dengan ahli gizi tetap disarankan jika ingin menjadikan air tahu sebagai bagian dari pola makan sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....