Apakah Hewan Bulu Babi Termasuk Seafood?

  • 29 Jun 2025 17:16 WIB
  •  Bintuhan

KBRN, Bintuhan: Bulu babi atau dalam bahasa Inggris disebut sea urchin adalah makhluk laut berduri yang sering ditemukan di dasar laut dangkal berbatu atau berkarang. Meski tampilannya mungkin tampak aneh dan kurang menggugah selera, bulu babi sebenarnya termasuk dalam kategori seafood atau makanan laut.

Apa Itu Bulu Babi?

Bulu babi adalah hewan laut yang tergolong dalam filum Echinodermata, satu keluarga dengan bintang laut dan teripang. Tubuhnya berbentuk bulat dan dilindungi oleh duri-duri tajam sebagai alat perlindungan diri. Walaupun terlihat menyeramkan, bagian dalam tubuh bulu babi—terutama gonad (organ reproduksi) berwarna kuning keemasan—sering dikonsumsi dan dianggap sebagai makanan lezat.

Bulu Babi Termasuk Seafood

Seafood secara umum adalah semua jenis hewan laut yang dapat dikonsumsi manusia. Ini mencakup ikan, kerang-kerangan, udang, cumi-cumi, gurita, dan berbagai hewan laut lainnya—termasuk bulu babi.

Di beberapa negara, terutama Jepang, bulu babi dikenal dengan nama uni dan disajikan sebagai bagian dari hidangan sushi. Selain Jepang, masyarakat pesisir di negara-negara lain juga mengonsumsi bulu babi, baik mentah, direbus, maupun dijadikan bahan campuran makanan laut lainnya.

Nilai Gizi Bulu Babi

Gonad bulu babi mengandung:

Protein tinggi

Omega-3

Vitamin A dan E

Zat besi dan yodium

Karena kandungan gizinya yang baik, bulu babi juga mulai populer sebagai makanan laut eksklusif dengan harga yang cukup mahal.

Kesimpulan

Ya, bulu babi termasuk seafood. Meskipun bentuknya berbeda dari ikan atau udang, bulu babi adalah hewan laut yang dikonsumsi manusia dan secara kategori termasuk dalam makanan laut. Selain memiliki rasa yang unik, hewan ini juga mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....