Hoaks Mati Listrik Bali Disebut Kontrol Populasi Massal

  • 14 Mei 2025 14:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah unggahan di Facebook yang mengklaim terjadinya mati listrik atau blackout di wilayah Bali, Jumat (2/5/2025). Peristiwa tersebut selalu dikatakan dengan konspirasi mengenai uji coba kontrol populasi dan pandemi terencana Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), informasi tersebut adalah tidak benar. Setelah Tim Cek Fakta Komdigi melakukan penelusuran, Selasa (13/5/2025), maka informasi tersebut harus diluruskan.

Indikasi awal penyebab mati listrik adanya gangguan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Demikian disampaikan oleh Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Provinsi Bali, I Wayan Eka Susana.

Gangguan tersebut bersumber dari pasokan listrik yang anjlok di Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV. Terdapat empat jalur kabel laut yang menyalurkan total daya sebesar 270 MW ke Bali.

Namun akibat gangguan di SUTT Provinsi Jawa Timur, pasokan daya ini tiba-tiba anjlok drastis hingga mencapai 0 MW. Ketimpangan daya lantas membuat frekuensi listrik di Bali anjlok.

Gangguan kelistrikan tersebut tidak ada kaitannya dengan konspirasi kontrol populasi atau uji coba pandemi yang direncanakan oleh WHO. Mati listrik yang terjadi di seluruh wilayah Bali bukanlah kesengajaan.

Referensi:

https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-mati-listrik-di-bali-jadi-uji-coba-kontrol-populasi-oleh-who

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....