Tanah Tercemar, Ancaman Nyata Bagi Kesehatan

  • 29 Apr 2025 05:01 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Bumi bukan sekadar tempat berpijak. Ia adalah penyangga kehidupan, terutama bagi makhluk hidup yang tinggal di daratan.

Tapi saat tanahnya rusak, semua ikut terdampak, salah satu bentuk kerusakan yang paling berbahaya adalah pencemaran tanah. Pencemaran tanah terjadi ketika zat-zat kimia tertentu mencemari tanah dalam kadar berlebihan, akibatnya, tanah kehilangan keseimbangannya.

Mengutip laman rsud.bulelengkap.go.id, ciri-cirinya bisa dikenali lewat pH tanah jadi sangat tinggi, unsur hara hilang, mikroorganisme mati, bahkan plastik ditemukan di dalam tanah. Penyebabnya beragam, mulai dari kebakaran hutan, limbah industri, sampah plastik, pestisida, hingga hujan asam dan bencana alam.

Tanah yang tercemar tak hanya merusak ekosistem, tapi juga membahayakan manusia. Zat-zat beracun bisa merusak ginjal, otak, bahkan memicu leukemia.

Tak hanya tubuh, tanaman yang tumbuh di tanah tercemar pun tak luput dari bahaya. Sayur dan buah yang terlihat segar, bisa menyimpan racun kimia berbahaya.

Dampak pencemaran tanah bisa dicegah, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan benar. Selain itu dengan menghindari kontak langsung anak-anak dengan tanah yang terkontaminasi.

Karena menjaga tanah bukan sekadar menjaga alam. Tapi juga menjaga kesehatan dan masa depan hidup kita bersama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....