Harga Beras Medium di Maluku dan Papua Masih Tinggi
- 28 Apr 2025 22:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono mengatakan, harga beras medium di zona 3 masih tinggi. Zona 3 ini meliputi wilayah Maluku dan Papua yang tercatat mengalami harga beras stabil di level mahal.
"Ini adalah beras, khususnya beras medium. Ini harganya stabil di level yang tinggi untuk di zona 3," ujarnya dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin (28/4/2025).
Edy mengungkapkan harga beras medium terakhir terpantau Rp16.880 per kilogram di wilayah tersebut. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram.
Pihaknya mencatat terjadi kenaikan harga beras medium sebesar 0,43 persen dibanding bulan sebelumnya. Selisih harga aktual dengan HET juga tercatat cukup lebar, mencapai 25,04 persen.
Edy menyebut tingginya harga beras terjadi di banyak kabupaten di Maluku dan Papua. Karena itu, perlu langkah-langkah khusus seperti penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah ini.
Selain itu, KSP mendorong subsidi biaya distribusi untuk menekan harga beras medium. Pemerintah daerah juga diharapkan bekerja sama dengan instansi pusat seperti Badan Pangan Nasional.
Menurut Edy, subsidi distribusi bisa diambil dari anggaran APBD masing-masing daerah. Hal ini bertujuan agar masyarakat di daerah terpencil bisa mendapatkan harga beras yang lebih terjangkau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....