Bello Kehilangan Kejayaan Pertanian, Warga Harapkan Pemulihan
- 15 Mar 2025 20:42 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: 15 Maret 2025 – Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, yang dulu dikenal sebagai pusat pertanian di ibu kota NTT, kini hanya tinggal kenangan. Menurut Goris Takene, Ketua RW 003 Bello, penyusutan debit air dari dua sumber utama, Oel Neineno dan Oel Neipaut, menyebabkan pertanian di daerah ini menurun drastis.

"Dulu, musim tanam bisa dua hingga tiga kali setahun, sekarang petani hanya mengandalkan hujan yang tidak menentu," ujar Goris saat ditemui di sumber air Oel Neineno. Sejak era 1960-an, sawah dan irigasi di Bello telah menopang perekonomian warga, bahkan menghidupkan pasar-pasar tradisional di Kota Kupang.

Goris bersama warga kini menginisiasi gerakan menanam pohon di sekitar sumber air. Mereka berharap langkah ini dapat meningkatkan debit air dan mengembalikan kejayaan pertanian Bello. "Kami ingin kawasan ini menjadi hutan kelurahan bahkan kota, agar air tetap terjaga," tegasnya.
Dengan situasi ini, peran pemerintah dan masyarakat dalam pelestarian sumber daya air menjadi krusial demi menjaga ketahanan pangan dan ekonomi lokal. (As)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....