Fakta di Balik Kemacetan Lalu Lintas

  • 23 Jan 2025 13:35 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai: Salah satu masalah klasik yang terjadi di beberapa kota besar adalah traffic jam atau kemacetan lalu lintas. Bahkan tidak sedikit di kota-kota besar yang mengalami masalah kemacetan pada tingkat kronis.

Menurut data dari TomTom Traffic Index tahun 2023, di Indonesia khususnya di Ibu Kota Jakarta, masuk kedalam 10 besar predikat kota termacet di dunia. Salah satu penyebab adalah jumlah kendaraan yang terus meningkat namun kapasitas jalan yang dimiliki tidak mengalami perkembangan yang signifikan.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), dijumpai bahwasannya pertumbuhan kendaraan di kota besar mencapai 7% per tahun. Angka ini lebih tinggi dari laju pembangunan infrastruktur jalan yang hanya 1-2% per tahun.

Selain itu, perilaku para pengguna jalan yang tidak tertib juga memperparah situasi. Beberapa kasus seperti berhenti sembarangan atau bahkan melanggar aturan lalu lintas.

Sebab lain terjadinya kemacetan adalah kurangnya transportasi umum yang nyaman murah dan memadai. Kondisi ini membuat masyarakat cenderung lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi sehingga berdampak terhadap bertambahnya jumlah kendaraan berlalu lalang di jalan raya.

Namun, di beberapa kota maju telah mencoba berbagai solusi untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya, negara Singapura yang menerapkan Electronic Road Pricing (ERP), yaitu sebuah sistem tol elektronik yang mampu mengurangi kepadatan lalu lintas hingga 20%.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....